Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.8%

7.3%

69.8%

4 Remaja Warga Tasik Curi 2 Motor, Lalu Dijual Online, Bagini Nasibnya..

3744
0
PELAKU PENCURIAN DIRINGKUS
Para pelaku pencurian 2 motor yang masih remaja saat siciduk Polsek Indihiang, Selasa (04/08) siang. rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – 4 kawanan remaja diduga pencuri motor, Selasa (04/08) siang diciduk aparat Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya.

Mereka adalah YF (19) warga Kawalu, AA (18) warga Sukaraja, RR (20) warga Kawalu dan FG (17) warga Cisayong. Mereka diringkus petugas di rumahnya masing-masing.

Keempatnya diduga mencuri 2 motor di wilayah Polsek Indihiang. Tepatnya motor Honda Vario di Jalan ABR dan motor Yamaha Vixion di Jalan Cipedes Kota Tasik.

“Ya, memang benar mereka kami tangkap karena mencuri 2 motor yang sedang terparkir di dua jalan tersebut,” ujar Kapolsek Indihiang, Kompol Dikdik Rohim Hadi kepada radartasikmalaya.com, Selasa Sore.

Terang dia, pelaku ini melakukan aksi pencurian dengan cara memantau dulu mangsanya.

Kemudian, ketika mangsanya lupa tak mengunci stang ataupun lupa kuncinya tak dicabut, para pelaku langsung beraksi.

“Mencurinya dengan cara distep motornya. Jadi 2 pelaku berboncengan di sebuah motor, dan seorang mengemudikan motor korbannya. Pelaku yang dibonceng menyetep motor korban,” terangnya.

Lalu, beber Dikdik, barang bukti motor itu disimpan di salah satu rumah pelaku untuk kemudian dijual kembali besoknya di media sosial.

“Jadi pengungkapan kasus ini setelah korban melapor ke kita bahwa motornya hilang. Dan kami mendapat informasi, pelaku menjual motor dengan ciri-ciri milik korban ini sesuai dengan yang dipasarkan pelaku di media sosial,” bebernya.

Kapolsek menambahkan, berbekal hal itu maka anggotanya memancing pelaku berpura-pura menjadi pembeli motor tersebut.

Saat bertemu untuk transaksi di wilayah Indihiang, polisi langsung menciduk mereka.

“Pelaku dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Salah seorang tersangka masih di bawah umur dan ada tersangka yang merupakan salah satu anggota gerombolan bermotor,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku yang masih di bawah umur akan dikenakan tindak pidana khusus di Bala Pemasyarakatan (Bapas). Dan dikenakan undang-undang perlindungan anak.

Salah seorang pelaku, RR (20) mengakui perbuatanya dengan rekan-rekannya tersebut.

Jadi, awal niat mencuri itu tak direncanakan. Namun selalu ada kesempatan.

“Kami tak pakai kunci leter T. Jadi saat main kita lihat motornya tak dikunci stang. Ada juga yang tak dicabut kuncinya. Jadi ya kami curi. Saya memang masuk salah satu kelompok genk motor sudah 1 tahun pak,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.