Beranda Insiden 4 Teroris Penyerangan Polda Riau Tewas, 1 Kabur ke Rumdin Wakapolda Riau,...

4 Teroris Penyerangan Polda Riau Tewas, 1 Kabur ke Rumdin Wakapolda Riau, Diduga Bawa Bom

168
0
BERBAGI
Dua pelaku penyerangan Polda Riau yang dilumpuhkan.

RIAU – Serangan kelompok teroris kembali terjadi. Setelah Mapolrestabes Surabaya, serangan kali ini menyasar Polda Riau sekitar pukul 08.30 WIB.

Akibat serangan ini, dikabarkan satu anggota polisi meninggal dunia dan satu polisi lainnya terluka.

Berdasarkan informasi yang didapat, anggota polisi yang meninggal dunia tersebut adalah Ipda Auzar.

Ia meninggal akibat ditabrak oleh para pelaku teroris setelah sebelumnya sempat dilarikan ke RS Bhayangkara, Pekanbaru.

Sementara anggota polisi yang menderita luka akibat sabetan samurai adalah Kompol Faridz.

Saat serangan terjadi, diketahui tengah digelar ekspos hasil penangkapan narkoba yang dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Nandang.

Selain itu, ada juga dua awak media yang ikut menjadi korban dalam serangan teroris tersebut.

Kedua pewarta itu mengalami luka di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainya akibat ditabrak mobil pelaku.

Di sisi lain, tiga pelaku terduga penyerangan bisa dilumpuhkan dengan menggunakan timah panas dan tewas di lokasi kejadian.

Sedangkan satu pelaku terduga teroris lainnya, diketahui melarikan diri.

Menurut informasi yang didapat, satu terduga teroris tersebut melarikan diri ke arah perumahan perwira Polda Riau.

Kabar terakhir, sang pelaku yang kabur terlihat berlari menuju ke rumah dinas Wakapolda Riau.

Diduga, pelaku yang melarikan diri tersebut membawa bom.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto menyatakan, pelaku penyerangan menggunakan kendaraan roda empat Toyota Avanza warna putih.

Para terduga teroris tersebut berusaha menerobos barisan pengaman petugas di gerbang masuk Mapolda Riau.

Para terduga teroris tersebut, kata Sunarto, menabrakkan lebih dulu mobilnya ke pagar Mapolda Riau.

“Mereka berusaha untuk menerobos barisan penjagaan petugas, sekitar pukul 09.10 WIB,” bebernya.

Dalam penyerangan itu, jelas dia, diduga ada emapat terduga teroris yang melakukan penyerangan.

“Diduga ada 4 orang yang hendak menerobos,” lanjutnya.

Dalam penyerangan tersebut, kata Sunarto, para pelaku turun dari mobil lalu menyabetkan samurai kepada anggota polisi terdekat.

“Satu polisi tertusuk,” lanjut Sunarto.

Angggota polisi lain yang melihat kejadian tersebut, langsung bertindak cepat dengan menembak para pelaku.

“Kita dalam kondisi siaga, kita lakukan tindakan tegas dan berhasil melumpuhkan empat orang pelaku. Mereka tewas,” tutupnya.

“Satu polisi tertusuk,” lanjut Sunarto.

Angggota polisi lain yang melihat kejadian tersebut, langsung bertindak cepat dengan menembak para pelaku.

“Kita dalam kondisi siaga, kita lakukan tindakan tegas dan berhasil melumpuhkan empat orang pelaku. Mereka tewas,” tutupnya.

(pojoksatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here