4 Wilayah di Kota Banjar Diterjang Longsor

110
0
LONGSOR. Salah satu rumah yang tergerus longsor. Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (31/10) mengakibatkan longsor di empat wilayah.
LONGSOR. Salah satu rumah yang tergerus longsor. Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (31/10) mengakibatkan longsor di empat wilayah.

BANJAR – Dampak hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Banjar dan sekitarnya, Sabtu sore (31/10) hingga Minggu dini hari (1/11) mengakibatkan bencana longsor dan banjir di beberapa lokasi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar Dedi Suardi melalui Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Kuslan Parman mengatakan, bencana longsor yang baru didata sebanyak empat lokasi. Yaitu tebing setinggi kurang lebih 15 meter di Jalan Banjar-Cisaga, tepatnya di Lingkungan Cipadung Tanjakan Mak Onah Kelurahan/Kecamatan Purwaharja.

“Tebing di jalur tersebut (Cipadung Mak Onah, Red) memang rawan terjadi longsor jika hujan deras turun,” ujar dia kepada wartawan, Senin (2/11).

Kedua, tebing setinggi kurang lebih 20 meter longsor. Akibatnya jalan ke Desa Jajawar dengan Desa Cibeureum terputus. Petugas gabungan pun melakukan evakuasi dari Sabtu (31/10) petang sampai Minggu siang (1/11) lantaran banyak material pohon yang tumbang.

Baca juga : Bayi Terpapar Corona dari Neneknya, Diisolasi bersama Ibunya di RSUD Kota Banjar

Kejadian ketiga, kata dia, tembok penahan tebing (TPT) di Lingkungan Cipadung Kelurahan/Kecamatan Purwaharja longsor, sehingga mengakibatkan dapur rumah milik Ardi Lubis ambruk, Minggu malam (1/11).

Keempat yaitu tebing setinggi kurang lebih 6 meter lebar 8 meter di Dusun Muktiasih Desa Sukamukti Kecamatan Pataruman. Ada dua rumah warga yang terdampak, yakni Muslihin (53) dan Heri Hermawan (38) di atasnya nyaris terbawa longsor.

“Jarak rumah dengan longsor satu meter, sekarang kita kirim karung untuk diisi tanah. Minimal untuk menahan sementara waktu, agar rumah tidak ambruk jika terjadi hujan,” ujarnya.

Sedangkan untuk bencana banjir genangan, kata dia, terjadi di beberapa titik di Kota Banjar. Namun saat ini sebagian wilayah sudah surut, namun masih ada juga yang menggenangi persawahan.

Akibat bencana tersebut kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Ada beberapa warga yang mengungsi saat banjir. Namun saat ini mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Kita imbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, karena saat ini sudah masuk musim penghujan. Bencana bisa kapan saja terjadi,” kata dia. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.