40 Liter Tuak Siap Edar Disita Polsek Indihiang Tasik saat Patroli Dini Hari

635
0

KOTA TASIK –  Sebanyak 40 liter tuak siap edar berhasil disita Polsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota, saat Patroli rutin, Jumat (13/03) dini hari.

Miras jenis tuak tersebut berhasil digagalkan peredarannya setelah pemiliknya, DS (40), kedapatan Polisi sedang menunggu pembeli di sebuah rumah kosong di pinggir Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cipedes.

Modusnya, DS, bertransaksi dengan calon pembelinya melalui pesan singkat.

Lalu janjian di lokasi tersebut. Si pembeli yang kebanyakan menaiki roda dua, langsung pergi kembali setelah terjadi transaksi jual beli miras tersebut.

Kali ini aksinya terciduk, dan Polisi berhasil mengamankan sebuah karung besar berisi 40 liter tuak siap edar yang sudah dibungkus plastik.

Per plastik berisi 1 liter tuak yang dijual Rp10.000 ribu per bungkus.

DS pun akhirnya digiring pihak ke Mapolsek Indihiang untuk diperiksa lebih lanjut.

Tersangka DS ternyata hanya bertugas sebagai penjual dan belum diketahui siapa pemilik minuman haram itu.

“Jadi kami amankan seorang penjual miras tuak ini berinisial DS. Barang buktinya 40 liter miras jenis tuak. Dia kedapatan kita sedang menunggu calon pembelinya,” ujar Kapolsek Indihiang, Kompol Moch Bashori kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia yang ditemui usai patroli, apa yang dilakukan pihaknya ini adalah Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi tindak kejahatan Curat, Curas, dan Curanmor (3C), gerombolan bermotor serta peredaran miras.

“Dan kali ini saat kita patroli mendapati pedagang miras tersebut. Untuk tindakan lebih lanjut tentunya DS kita periksa agar diketahui secara jelas siapa pemilik miras tersebut,” terangnya.

Dia menambahkan, patroli ini juga dalam rangka menyongsong Bulan Suci Ramadhan.

Agar saat Ramadhan tak ada peredaran miras di wilayah hukumnya. Serta, mengantisipasi tindak kejahatan lainnya.

“Dan kami akan terus memerangi miras serta mengantisipasi tindak kejahatan lainnya. Khususnya untuk miras, akan kami tindak tegas jika masih ada yang menjualnya. Karena akan kita babat habis sampai akar-akarnya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.