41 Puskesmas di Ciamis Siap Gelar Vaksinasi Covid-19

49
0
VAKSINASI. Dinas Kesehatan menyiapkan 41 fasilitas kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi, Selasa (26/1). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Vaksin Covid-19 direncanakan akan sampai ke Kabupaten Ciamis hari ini, Rabu (26/1). Hal itu diungkapkan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Ciamis Bayu Yudiawan kepada Radar, kemarin.

Kata dia, untuk vaksinasi memang sudah disiapkan jauh-jauh hari. Karena awalnya akan dilaksanakan pada 22 Januari, namun ada keterlambatan distribusi ke daerah-daerah.

“Kita sudah siapkan mulai dari sarana dan prasarana penyimpanan vaksin agar tidak rusak, suhu vaksin harus 2-8 derajat. Kita siapkan lantai dingin, mulai dari gudang hingga mobil untuk distribusi ke daerah-derah yang akan dilaksanakan vaksinasi,” ujarnya.

Baca juga : Rumah Warga Imbanagara Ciamis Ambruk Masuk Kolam

Bayu menyampaikan, dalam proses pendistribusian pihaknya kerja sama dengan kepolisian untuk distribusian, karena harus dikawal. “Nah itu konsep proses pengawalan vaksin ke daerah-daerah untuk 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

loading...

Lanjut dia, pihaknya menyiapkan 41 fasilitas layanan kesehatan (faskes) untuk melaksanakan vaksinasi kepada target atau sasaran yang sudah disiapkan. Dalam faskes yang sudah disiapkan, dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang termasuk SDM dalam pelaksanaannya.

“Kita targetkan 70 persen warga Tatar Galuh Ciamis seluruhnya dapat divaksin,” paparnya .

Kata dia, untuk 41 fakses itu terdiri dari 37 puskesmas di 27 kecamatan, satu RSUD dan tiga rumah sakit swasta. Namun tidak menutup kemungkinan untuk lebih mempercepat, pelaksanaan vaksinasi akan dilibatkan semua pihak. “Kita masih tunggu regulasinya, karena ada kebijakan-kebijakan spesifik di dalamnya,” terangnya.

Bayu menambahkan, mengenai manajemen vaksinasi Itu antara aplikasi dan masyarakat yang terdaftar, karena yang sudah divaksin akan dapat sertifikat. Itu sesuai dengan nomor dari kleo vaksinnya tidak boleh beda.

“Diharapkan penerima vaksin lebih teratur dalam vaksinasi, diharapkan mematuhi jadwal yang ditentukan, jangan sampai tidak datang,” ujarnya.

Kata dia, vaksinasi akan dimulai penyuntikan terhadap tokoh-tokoh masyarakat atau yang menjadi panutan di daerahnya. Dengan begitu bisa menambah kenyakinan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

“Bahkan semua Forkopimda juga sudah bersedia untuk mengikuti vaksinasi. Mudah-mudahan lebih menyakinkan masyarakat untuk ikut juga,” harapnya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.