414 Pengurus KIM Kota Tasik Dikukuhkan

301
Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan mengukuhkan para pengurus KIM Kota Tasikmalaya, Senin (28/4), di Gedung Serba guna Bale Kota Tasikmalaya. foto; salsabila ainurrohman / radartasikmalaya.com

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

KOTA TASIK – Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Komunikasi Informasi Kota Tasikmalaya, Senin (30/4/2018) pagi, mengukuhkan Pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Tasikmalaya, masa bakti 2018-2023.

Sekitar 414 orang pengurus KIM dari tingkat Kota, Kecamatan, hingga Kelurahan se-Kota Tasikmalaya dikukuhkan oleh Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, di Gedung Serbaguna Bale Kota Tasikmalaya.

Ivan mengatakan, pembentukan KIM berfungsi sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat, begitu pun sebaliknya.

Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan dan Kadiskominfo Asep MP foto bersama pengurus KIM, seusai dikukuhkan, Senin (28/4), di Gedung Serba guna Bale Kota Tasikmalaya. foto; salsabila ainurrohman / radartasikmalaya.com

“Intinya fungsi KIM itu sebagai fasilitator komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah. Tupoksi mereka kata kuncinya ‘Adinda’, yaitu Akses Informasi, Diskusi, Implementasi, Networking, Diseminasi, dan Advokasi,” jelas Ivan di sela sambutannya.

Melalui KIM, tambah Ivan, diharapkan juga mampu mendukung kelancaran dan menjaga kondusifitas masyarakat di tengah maraknya gelaran pesta demokrasi di tahun politik ini.

“Jelang pemilu biasanya ada banyak berita hoax sampai black campaign yang meresahkan. Maka dari itu KIM diharapkan mampu menangkal berbagai isu tersebut,” harap Ivan.

Meski sudah dikukuhkan, saat ini KIM masih memiliki kendala dari segi tata kelola kinerja yang belum terstruktur.

Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Tasikmalaya Asep Maman Permana.

“Tata kelola kinerja nya masih belum terstruktur. Tapi untuk saat ini KIM akan difokuskan untuk bagaimana menjadi fasilitator informasi untuk masyarakat sehingga kehadirannya diakui dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Asep.

Kedepan, Asep berjanji akan mengembangkan manajemen KIM sehingga bisa memaksimalkan fungsi dan peran kelompok informasi tersebut.

“Nanti juga akan ada evaluasi secara berkala, jadi kami tidak melepas mereka begitu saja,” katanya.

(salsabila ainurrohman/rto)

loading...