437 Kendaraan Dinas Pemkot Tasik tak Bayar Pajak, Yusuf Ngaku Kecolongan

1741
0
Loading...

KOTA TASIK – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPPD) Wilayah Kota Tasikmalaya Bapenda Jawa Barat mencatat, 437 mobil dinas miliki Pemkot Tasikmalaya tak Bayar Pajak.

Wakil Wali Kota Tasik, HM Yusuf memgaku kecolongan usai mendapat informasi sebanyak 437 kendaraan dinas milik Pemkot tahun 2019 ini masih belum melunasi pajaknya.

Pihaknya akan segera melakukan pengecekan hingga memanggil dinas instansi terkait supaya bisa menyelesaikan masalah tunggakan tersebut secepatnya.

“Saya akan melakukan pengecekan lebih dulu berkaitan dengan masalah tunggakan tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (22/02) sore.

“Kami juga akan memanggil dinas intansi badan pengelola keuangan dan aset daerah. Kami juga sudah perintahkan mereka supaya segera membayar dan menyelesaikan semua, apalagi ini kendaraan operasional pemerintah harus dibayar,” sambungnya.

Yusuf menerangkan, tunggakan pajak yang dimiliki pemerintah daerah sampai sekarang belum mengetahui penyebabnya tetapi semua akan secepatnya diselesaikan.

Karena, jika tak dibayar akan menimbulkan masalah besar tapi dengan kabar tersebut harus diklarifikasi lebih dulu terkait tunggakan pajak motor dan mobil dinas tersebut.

Loading...

“Pokoknya kami akan segera memanggil dinas berkaitan dengan tunggakan pajak kendaraan berplat merah, mengingat sekarang ini sudah masuk tahun anggaran 2020,” terangnya.

Apalagi, tambah dia, tunggakan 2019 yang belum dibayar itu harus secepatnya dibayar. “Kami, pemerintah tentunya kecolongan atas kejadian tersebut,” tambahnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasik, Ivan Dicksan menuturkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan pegawainya tentang kendaraan yang diketahui masih menunggak pajak.

Soalnya, selama ini terdapat ratusan kendaraan dinas yang masih beroperasi dan sudah rusak memasuki proses lelang.

Namun, kendaraan rusak hingga masa proses lelang catatan pajaknya masih tercatat di Samsat Bapenda Jabar.

“Kita masih melakukannya pengecekan terlebih dahulu ke bagian BPKAD termasuknya berapa kendaraan masih dipakai dan tidak terpakai. Namun, semuanya itu akan secepatnya diselesaikan dengan mayar pajak yang masih menunggak,” tuturnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.