4,61 Hektare Lahan Kumuh Tak Tertangani

89
0
BERSIH. Kawasan pemukiman Desa Waringinsari hasil dari program Kotaku. Program ini masih menyisakan pekerjaan rumah tahun 2018 seluas 4,61 hektare. Cecep herdi / radartasikmalaya.com

BANJAR – Program pemerintah dalam mengentaskan kawasan kumuh di Kota Banjar belum berjalan mulus. Tahun 2018, ada sekitar 4,61 hektare (ha) kawasan kumuh tidak bisa ditangani program Kotaku (kota tanpa kumuh).

Anggaran yang disiapkan untuk program itu pun dikembalikan ke kas negara. “Tahun 2015 sampai 2019 itu sudah ditetapkan target penanganan kawasan kumuh di Kota Banjar seluas 187 hektare dan itu harus tercapai hinggai nol persen. Namun pada tahun 2018 ada sedikit kendala. Ada kendala dengan masyarakat. Harus ada pendekatan lagi lebih intens ke masyarakat,” ucap Tenaga Ahli Program Monitoring Konsultan Provinsi Jawa Barat Paranata Putra Minggu (7/7).

Ia menargetkan kendala itu tertangani tahun ini. Ia meminta kerja sama Pemerintah Kota Banjar supaya target dari kementerian untuk seluruh kota bebas kumuh tercapai.

“Persoalan kumuh yang terkendala ini berada di sepanjang pemukiman rel kereta api. Saya pikir pemerintah daerah harus lebih intens untuk berkomunikasi terus dengan masyakat, saya yakin akan ada solusinya,” kata dia.

Ia berharap target Kotaku tercapai 100 persen tahun ini. “Anggaran tahun 2018 itu Rp 13,5 miliar dan tahun ini Rp 10,5 miliar. Menurun karena tahun lalu ada silpa,” katanya.

Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana mengatakan jumlah silpa tahun 2018 sekitar Rp 300 juta. “Kendalanya lahan yang mau digarap atau dibebaskan dari kawasan kumuh tidak disetujui masyarakatnya, itu informasi yang saya terima,” katanya.

Loading...

Pihaknya akan berupaya kembali melakukan pendekatan terhadap masyarakat yang tidak mengizinkan pembangunan penanganan kawasan kumuh.

“Saya minta ini dikomunikasikan ulang. Mudah-mudahan ini hanya miskomunikasi saja. Semoga ada komunikasi yang baik dan pengerjaan bisa dilakukan supaya tidak mengubah SK Wali Kota untuk luasan kawasan kumuh dan anggaran bisa diserap 100 persen,” katanya. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.