Beranda Insiden 48 Paku Dicabut, Wawan Tak Sakit Lagi

48 Paku Dicabut, Wawan Tak Sakit Lagi

117
0
BERBAGI
MASIH LEMAS. Wawan Gunawan masih terbaring lemas di ICU RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Kamis (2/11). Sehari sebelumnya, warga Bebedahan Kota Tasikmalaya itu menjalani operasi pengangkatan 48 paku dari perutnya.
paku-paku ini sebelumnya berada di dalam perut Wawan Gunawan.

TASIK – Satu hari setelah menjalani operasi pengangkatan 48 paku dari perutnya, Wawan Gunawan (44), Kamis (2/11) sudah sadar. Warga Bebedahan, Sukanagara, Purbaratu, Kota Tasikmalaya ini bahkan sudah bisa berkomunikasi dengan anggota keluarganya.
Sampai kemarin, Wawan masih terbaring lemas di ruang ICU RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. Kondisinya membaik.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya dr Budi Tirmadi menyatakan kondisi Wawan terus mengalami perbaikan setelah pengangkatan 48 paku dari perutnya Rabu (1/11). “Pasien juga sudah sadar. Bahkan sudah bisa berkomunikasi dengan keluarganya,” ujarnya kepada Radar, di ruang kerjanya Kamis (2/11).
Terkait Wawan yang masih berada di ruang ICU, kata Budi, itu untuk perawatan intensif. Rencananya, Wawan dirawat intensif di ICU selama tiga hari. Terkadang lebih cepat. Itu tergantung kondisi pasien. “Mudah-mudahan saja lebih cepat dari biasanya (pemulihannya, Red),” tutur dia.
Anak Wawan, Nandang Maulana (18) mengatakan ayahnya mulai sadar usai menjalani operasi Rabu malam. “Saya lupa pukul berapa ayah mulai sadar,” terangnya.
Kondisi ayahnya, kata dia, terus membaik. Bahkan usai dioperasi, Wawan sudah bisa berkomunikasi. “Saya tadi tanya, sudah menjawab,” ungkap dia.
Bahkan, kata Nandang, ayahnya meminta minum usai dioperasi. Namun dokter melarangnya, karena dia baru menjalani operasi. “Dari awal sadar, hingga tadi minta air, namun belum saya kasih karen dokter melarangnya,” jelas dia.
Nandang belum mengetahui sampai kapan ayahnya menjalani perawatan di ICU. “Mudah-mudahan cepat sembuh. Kalau bisa langsung pulang ke rumah (usai) keluar dari ICU,” ujar dia.
Kini, setelah paku-paku di dalam tubuh Wawan diangkat, kata Nandang, ayahnya tidak lagi meringis kesakitan, seperti sebelumnya. Dia hanya masih lemas. “Mungkin karena paku-pakunya sudah dikeluarkan, sakit perunya hilang,” tandasnya.
Wawan Gunawan, sebelum­nya, menjalani operasi peng­ang­katan paku di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Rabu (1/11). Dari perut penarik becak itu dikeluarkan 48 paku.
Wawan masuk ke ruangan operasi pukul 08.30. Dia baru keluar pukul 13.30. Lamanya operasi karena antrean yang cukup lama mengngat saat itu ada beberapa pasien lain yang juga menjalani operasi.
Adik Wawan, Ani Kukmaryani (39) mengatakan ada 48 paku yang terkumpul, ter­masuk 1 yang sebelumnya sudah dicabut karena me­nembus perutnya. Kondisi paku-paku berbagai ukuran itu sudah berkarat. “Ada yang panjangnya ada yang pen­deknya,” terangnya.
Keluarga tidak menyangka jumlah paku yang sudah ditelan Wawan bisa sebanyak itu. Meskipun sudah terbukti, Ani masih tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan kakaknya. “Enggak kebayang gimana nelannya,” ujarnya. (ujg/rga)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.