5 Kecamatan di Garut Diterjang Longsor, Ini Kerusakannnya..

31
0
Istimewa TERTUTUP LONGSOR. Sebuah jalan di wilayah Cisewu tertimbun longsor. Saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan setelah petugas membersihkan material longsor.
Loading...

TAROGONG KIDUL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Garut pada Sabtu (9/1) mengakibatkan bencana tanah longsor di lima kecamatan di wilayah Garut Selatan.

“Ada lima kecamatan yang terdampak longsor ini, untuk korban jiwa tidak ada hanya kerugian materil saja,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan kepada wartawan, Minggu (10/1).

Tubagus menerangkan, lima kecamatan yang mengalami bencana longsor ini yakni Kecamatan Talegong, Cisewu, Cikajang, Pakenjeng, dan Banjarwangi.Waktunya berbeda-beda.

Di Kecamatan Talegong, longsor menyebabkan jembatan rusak dan ada juga yang sampai menutup badan jalan provinsi yang menghubungkan Pangalengan-Talegong-Cisewu tepatnya di Blok Datar Sapi, Desa Sukamulya.”Longsor ini terjadi pukul 15.00 saat hujan deras,” ujarnya.

Tanah longsor di Talegong, kata Tubagus, menyebabkan satu jembatan terputus akibat tergerus longsoran tanah dan air dari Curug Ceret atau Awi Suti, Desa Sukamulya.

Loading...

Baca juga : Pemkab Garut Ajukan 6 Juta Dosis Vaksin Covid-19

”Dinas PUPR Provinsi Jabar sedang mempersiapkan jembatan bailey,” katanya.

Tubagus menyampaikan longsor lainnya terjadi di beberapa titik di Kecamatan Cisewu, mengakibatkan jalan menuju Talegong tertutup sehingga arus kendaraan dialihkan.

Bencana lainnya, di Kecamatan Cikajang, yakni longsor menggerus bahu jalan dan mengakibatkan ruas jalan hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat dari arah Cikajang menuju Pameungpeuk maupun sebaliknya.

“Bahu jalan terbawa longsor dan jalur hanya bisa dilalui satu kendaraan, sampai dengan saat ini masih diberlakukan buka tutup jalan,” terangnya.

Tanah longsor dan tanah bergerak melanda Kampung Kombongan, Kecamatan Pakenjeng yang mengancam rumah warga di daerah itu. Sedangkan di Kampung DangiangDesa Dangiang Kecamatan Banjarwangi, tanah longsor menyebabkan jembatan penghubung dengan perkampungan di Kecamatan Singajaya terputus.

“Jalan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat maupun roda dua, dan sementara dialihkan ke jalur alternatif lain,” katanya. Jajarannya sudah diterjunkan ke lokasi untuk menanggulangi dampak bencana, berikut mendata kerugian akibat kejadian itu.

Ia mengimbau masyarakat selalu waspada bencana dan menghindari daerah rawan tanah longsor, terutama saat turun hujan.

“Kami imbau untuk berhati-hati dan menghindari jalur yang berpotensi longsor, terutama saat hujan lebat dan setelah hujan,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.