5 Kursi Jabatan di Pemkot Tasik Bakal Dilelang

150
0
H Ivan Dicksan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya

KOTA TASIK – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mulai open biding untuk mengisi kekosongan beberapa kursi jabatan eselon 2. Sampai bulan September nanti, akan ada 5 jabatan yang perlu disisi.

Saat ini ada tiga kursi jabatan yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt), yakni Inspektorat, Kesbangpol dan Asda 1.

Dalam beberapa bulan ke depan, dua pejabat eselon 2 pun akan pensiun yakni Kadis Perwaskim, Yono S Karso dan Kadinsos, H Nana Rosadi.

Ini menjadi peluang untuk para pejabat yang saat ini berpangkat eselon 3 untuk naik kelas.

Sekda Kota Tasik, Ivan Dicksan mengakui kekosongan jabatan tersebut tidak bisa dibiarkan terlalu lama diisi Plt. Karena sedikit banyak kinerja mereka akan terkendala.

“Tentu kurang maksimal, karena Plt ini merangkap jabatan,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Jumat (17/07) pagi.

Terang dia, pihaknya akan segera mempersiapkan open biding guna mengisi kekosongan beberapa kursi jabatan tersebut.

Menurutnya, situasi pandemi bukan merupakan hambatan untuk pelaksanaannya.

“Provinsi juga kemarin Open Biding bahkan prosesnya cepat, hanya satu bulan,” terangnya.

Dirinya sudah menginstruksikan Kepala BKD sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidanginya untuk melakukan persiapan.

Akan tetapi hal itu terhambat karena pejabat bersangkutan sedang sakit. “Pak Gun Gun (kepala BKD) sakit, jadinya tertunda lagi,” tambahnya.

Pihaknya tidak bisa sembarangan melaksanakan open biding tanpa persiapan yang matang.

Supaya proses tersebut bisa menghasilkan pejabat yang berkompeten untuk memiliki kursi jabatan yang kosong.

Namun, pihaknya akan mengupayakan open biding dilaksanakan sebelum pergantian tahun anggaran.

Rencananya, Open Biding akan dilakukan sekaligus untuk lima jabatan. “Sekalian sambil menunggu beberapa pejabat yang pensiun di tahun ini, jadi bisa sekaligus,” jelasnya.

Disinggung adanya rencana rotasi dan mutasi untuk para pejabat lainnya, Ivan belum bisa menjawab.

Sebab, hal itu perlu mempertimbangkan situasi dan kebijakan dari pimpinan daerah.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.