5 Pemuda Geng Motor Pelaku Pengeroyokan yang Diringkus Polisi Bukan Anggota Ormas XTC

173

INDIHIANG – Kasus pengeroyokan di Bungursari yang melibatkan 5 orang pelaku anggota geng motor, ternyata bukan dari organisasi masyarakat (Ormas) XTC.

Ketua DPC XTC Kota Tasikmalaya, Berry Ferdiansyah SH menegaskan, kejadian tersebut bukan atas perintah atau instruksi dari organisasi DPC XTC.

“Karena kami sudah mengubah haluan menjadi organisasi masyarakat (Ormas) yang berbadan hukum berdasarkan akta kemenkumHAM RI,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Jumat (16/8).

Terang dia, penegasan pihaknya ini semata-mata untuk mengurangi tindakan yang cenderung negatif serta untuk memperdaya para anggota agar lebih terarah, lebih positif dan bermanfaat menciptakan kader-kader terbaik untuk dapat bersaing, juga berguna bagi negara, khususnya di wilayah Kota Tasikmalaya.

Baca Juga : 5 Anggota Geng Motor Pelaku Pengeroyokan Diringkus Polisi

“Maka dari itu kami selaku pengurus menegaskan, sekecil apapun tindakan yang tidak baik hingga menimbulkan perbuatan yang melanggar hukum baik itu anggota kami atau yang mengatasnamakan organisasi kami,” terangnya.

Apalagi, para pelaku itu tak bisa memperlihatkan kartu keanggotaan (KTA) yang dikeluarkan DPC XTC Kota Tasikmalaya. “Kami menyerahkan sepenuhnya kepada hukum yang berlaku serta mendukung pihak yang lebih berwenang untuk menindak lanjutinya,” bebernya.

Adapun soal adanya salah seorang yang mengaku sebagai anggota XTC sekaligus pelaku pengeroyokan, itu adalah oknum yang mengatasnamakan DPC XTC Kota Tasikmalaya.

“Ternyata setelah kami telusuri, pelaku tersebut tidak sama sekali memiliki KTA yang dikeluarkan kami,” tegasnya.

Jadi, tukas dia, kejadian tersebut murni tindakan tidak terpuji dan melanggar hukum hingga merugikan orang lain. “Kami tegaskan juga kejadian tersebut bukan atas perintah organisasi DPC XTC Kota Tasikmalaya. Salam Kuat dalam Persaudaraan!!,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, aparat Polres Tasikmalaya Kota terus konsen memberantas aksi anggota geng motor yang diduga kerap melakukan penganiayaan. Kamis (15/8), Polsek Indihiang yang berhasil menangkap 5 anggota geng motor.

Mereka adalah Hil (27) warga Leuwimalang, Bantarsari, Bungursari. Wid (24) warga Leuwimalang, Bantarsari, Bungursari. Wij (29) warga Pasir Batang, Manonjaya. Ud (26) warga Sukamulya, Bungursari dan Rid (26), warga Bantarsari, Bungursari.

Sedangkan seorang lagi masih dicari pihak kepolisian. Dia adalah Hendrik, warga Cibunigeulis, Bungursari. Para pelaku beraksiĀ  pada hari Sabtu dan Minggu (10/11) lalu di Bungursari dengan korban Zaenal dan Septian. Keduannya warga Bungursari.

Para korbannya mengalami luka-luka setelah dianiaya para pelaku dipukul palu dan dihujani pukulan. Barangbukti yang berhasil diamankan motor Honda Beat bernopol D 5495 MZ dan Yamaha Mio bernopol Z 3893 LO. Hal tersebut dijelaskan Kapolsek Indihiang, Kompol Moch Bashori. (rez)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.