5 Ulama dan 1 TKI di Pangandaran Positif Corona

253
0
Yani Ahmad

PANGANDARAN – Sebanyak enam orang dinyatakan positif Covid-19. Lima diantaranya merupakan tokoh agama dan satu merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Ahmad Marzuki mengatakan hasil tersebut didapat setelah mereka melakukan tes swab massal beberapa waktu lalu.

“Dua orang berasal dari Kecamatan Cimerak, satu dari Cijulang, satu dari Cigugur, dan dua orang dari Kecamatan Pangandaran,” ungkapnya kepada wartawan Kamis (2/7).

Menurut Yani, para tokoh agama ini tidak berada dalam satu lokasi, namun berada di tempat yang berbeda-beda, sehingga tidak berpotensi untuk menjadi satu kluster.

“Mungkin satu pengajian, tapi mereka tidak satu tempat, beda lokasi,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 ini.

Pihaknya kini sedang melakukan tracking dari penemuan kasus tersebut.

Loading...

“Kita masih telusuri, termasuk keluarga dekatnya juga kita swab (test),” terangnya.

Sementara, menurut Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, Pangandaran belum menjadi kluster penularan.

“Itu dari wilayah berbeda dan satu merupakan TKI,” tuturnya.
Jeje mengatakan walaupun ada yang positif, tidak berpengaruh kepada wisata di Pangandaran.

“Sejauh ini tidak ada penularan dari aktivitas wisata, masih aman,” ucapnya.

Saat ini, menurut dia, untuk wisatawan yang masuk ke Pangandaran dari daerah luar Jawa Barat tetap harus membawa surat rapid test.

“Untuk rombongan juga tidak boleh padat, mengatur jarak dan mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.