Segera Bereskan Dugaan Kasus Korupsi Pokir dan BOP DPRD

50 Orang Telah Diperiksa

46
0
MENJELASKAN. Kepala Kejari Garut Azwar SH, MH ditemui di ruangannya Rabu (28/8). Dia menjelaskan soal dugaan kasus korupsi pokir dan BOP. Yana taryana / rakyat garut

TAROGONG KIDUL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut telah memeriksa 50 orang terkait dugaan tindak pidana korupsi anggaran pokok pikiran (pokir) dan biaya operasional (BOP) DPRD Kabupaten Garut.

“Pemeriksaan masih berlanjut. Sudah 50 orang yang diperiksa. Ada dari unsur pegawai setwan (sekretarian dewan) maupun unsur pemda dan lima anggota dewan,” kata Kepala Kejari Garut Azwar SH, MH kepada wartawan di ruang kerjanya Rabu (28/8).

Pihaknya menargetkan penyelidikan kasus yang sudah ditangani selama enam bulan ini bisa diselesaikan penyidik selama dua bulan ke depan. “Pokoknya awal November hasil penyelidkan kasus ini harus sudah ada. Kalau ditemukan adanya penyimpangan diteruskan, kalau tidak ya kami hentikan,” katanya.

Dia mengatajab dalam penyelidikan kasus pihaknya hanya sebatas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang statusnya sebagai saksi. “Sampai sekarang masih penyelidikan, kasusnya masih berjalan,” katanya.

Ia mengatakan kasus tersebut ditangani tim yang berjumlah lima orang. Sejauh ini timnya belum mendapatkan data terkait besaran dana yang diduga diselewengkan.

Terpisah Ketua Aliansi Masyarakat dan Pemuda Garut (AMPG) Ivan Rivanora mendorong terus Kejari Garut mengusut tuntas dugaan korupsi. Dirinya meyakini ada dugaan korupsi dalam pokir dan BOP DPRD Garut tahun 2017-2018. “Kami akan terus mengawal penanganan kasus dugaan korupsi pokir dan BOP ini. Kejaksaan jangan pandang bulu. Siapapun yang terlibat harus diproses,” ujarnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.