509 Calon Kades di Ciamis Pilih Nomor Urut

205
0
ISTIMEWA AMBIL NOMOR URUT. Pilkades serentak di Kabupaten Ciamis memasuki tahapan pengambilan nomor urut calon kepala desa, Senin (13/7).

CIAMIS – Proses menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020 di Ciamis terus bergulir. Sebanyak 509 calon kepala desa, Senin (13/7/2020) mengambil nomor urut.

Kepala Bidang Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Desa (DPMPD) Kabupaten Ciamis Risa Sugar SSTP, MSi menjelaskan pengambilan nomor urut 509 calon kepala desa di 143 desa berjalan lancar.

Baca juga : Menggila, DBD di Kota Tasik 850 Kasus, 17 Meninggal, Kawalu Paling Tinggi

“Pelaksanaannya secara serentak semua. Kami bersyukur laporan semu aman dan kondusif,” paparnya, Senin (13/7/2020).

Setelah mendapatkan nomor urut, para calon kepala desa itu dilarang mengundurkan diri. Karena mereka akan terkena denda dan hukuman penjara jika mereka mengundurkan diri.

Itu diatur di Perda No 7 tahun 2012 tentang Pemilihan dan Pengangkatan Kepala Desa. “Bahkan secara aturan yang meninggal dunia pun secara administratifnya masih tertulis diakui,” paparnya.

Bagaimana dengan jumlah pemilih? Menurutnya, jumlah pemilih saat ini sedang diverifikasi. Data sebelumnya, jumlah pemilih di Pilkades Serentak 2020, 503.509.

Perbaikan data dilaksanakan satu minggu, karena masih ada warga yang kini telah 17 tahun, namun sebelumnya tidak tercatat atau warga yang meninggal dunia atau pindah. “Jadi batasannya dilakukan sekitar satu mingguan,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Panitia Pilkades di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri H Iyay Tamaswara SPdI melalui Sekbid Pendaftaran Alan Hariri SE menjelaskan pengundian nomor urut dan penetapan calon kepala desa berjalan lancar. Di desanya ada empat calon. Mereka memenuhi sarat.

Tahapan berikutnya adalah tinggal kampanye. Mereka akan menjalani kampanye selama tiga hari secara terbuka namun tetap menerapkan protokol corona.

“Jadi kampanye itu diantar oleh kami panitia ke tiap dusun serta mereka harus menerapkan protokol corona serta diatur secara jadwal dan semua protokol kesehatan kami perketat,” tuturnya.

Baca juga : Hari Ini, Siswa di Kota dan Kabupaten Tasik Hanya Daftar Ulang, Proses Belajar Masih Sistem Daring

Anggota Komisi I DPRD Ciamis Jaenal Arifin menjelaskan Pilkades di masa pandemi harus menerapkan protokol corona.

“Saya harapkan semua masyarakat harus berperan aktif dalam menerapkan protokol kesehatannya,” ucap Jaenal kepada Radar di Gedung DPRD Ciamis Senin (13/7). (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.