Ratusan Warga, 51 Balita, 5 Ibu Hamil dan 17 Lansia Ngungsi

38
Warga Kampung Jajaway Cipatujah mengamankan motornya saat melintas kawasan banjir, akibat hujan deras. foto; diki/ radartasikmalaya

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIPATUJAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari, untuk penanggulangan bencana banjir bandang dan longsor di Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal dan Culamega.

Kini, ratusan warga mengungsi ke tenda darurat, akibat puluhan rumah di Kampung Cikondang Desa Bojongsari Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya tertimpa longsor.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya Ade Supriadi mengatakan akibat longsor tersebut, puluhan rumah mengalami tertimpa material longsor yang dipicu hujan terus menerus.

“Selain itu beberapa akses jalan desa tertutup tanah longsor sehingga tidak bisa dilalui. Sehingga aliran listrik pun mati,” ujarnya kepada Radar, Rabu (7/11).

Selain itu, kata Ade, ada beberapa jembatan di desa tersebut rusak dan ambruk akibat longsor. Sehingga banyak warga yang mengungsi.

“Di Desa Bojongsari ada 300 warga mengungsi, karena rumahnya terkena longsor,” terangnya.

Saat ini, kata dia, para pengungsi telah diamankan di tenda-tenda darurat yang disediakan oleh Tagana beserta warga sekitar menggunakan terpal. “Sebagian ada yang mengungsi ke rumah saudaranya, dan ke masjid, ” jelasnya.

Dari ratusan pengungsi itu, kata Ade, diantaranya 51 balita, lima ibu hamil dan 17 lansia. “Para pengungsi makan dari pasokan bantuan logistik dari Tagana dan Dinas Sosial,” ungkapnya.

Ade meminta bantuan agar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan bencana lainnya membantu Tagana yang sudah stand by dua hari di Desa Bojongsari Culamega.

“Karena kondisi sampai hari ini listrik masih mati, karena tiangnya roboh tertimpa longsor. Kita minta bantuan logistik makanan tambahan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah,” minta Ade. (dik)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.