53 Ribu Warga Kota Banjar Terdampak Covid-19, Masyarakat Harus Tahu Sumber Bantuannya..

1383
3
RAMAH. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih beberkan bahwa ada puluhan ribu warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.
RAMAH. Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih beberkan bahwa ada puluhan ribu warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

BERDASARKAN data dari Dinas Sosial Kota Banjar, ada sekitar 53 ribu warga terdampak secara ekonomi akibat mewabahnya virus corona (Covid-19). Upaya pemerintah memberikan bantuan pun terus dilakukan.

Pertama, Pemkot Banjar mendistribusikan bantuan sembako melalui Baznas.

Kemudian bantuan datang dari Pemerintah Provinsi berupa sembako senilai Rp 350 ribu dan uang tunai Rp 150 ribu kepada hampir 900 warga terdampak dan tergolong warga miskin baru.

Terakhir, pemkot menggelontorkan anggaran dari APBD Rp 9,6 miliar untuk bantuan kepada 17 ribu warga yang belum tersentuh bantuan.

“Ini sungguh ujian bagi kita semua, baik bagi masyarakat juga bagi pemerintah. Ini ujian yang berat dan kita harus mampu melaluinya,” ungkap Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih, belum lama ini.

“Pemerintah sampai saat ini terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 hingga mengalihkan anggaran untuk jaring pengaman sosial (JPS) berupa bantuan sembako dan uang tunai,” lanjutnya.

Loading...

Dampak ekonomi yang timbul, kata dia, yakni banyak masyarakat yang kehilangan mata pencaharian.

Yang tadinya bekerja, jadi pengangguran dan diam di rumah. Sementara mereka terdesak kebutuhan pokok.

Untuk itu, Ade Uu berjanji akan menganggarkan kembali bantuan sembako dan uang tunai jika masih ada warga terdampak tidak kebagian bantuan.

“Bantuan jaring pengaman sosial dari APBD Banjar sudah mulai kita distribusikan ke 8.531 warga terdampak,” katanya.

“Jenis bantuannya beras 20 kilogram dan uang tunai Rp 150 ribu per kepala keluarga. Kalau ada masyarakat terdampak yang belum kebagian, akan kita anggarkan kembali,” sambungnya.

Dinas Sosial Kota Banjar juga terus menerima data-data tambahan dan data pemutakhiran penerima bantuan yang disisir oleh pihak desa dan kelurahan.

Pihaknya terus menunggu data-data penerima bantuan dari hasil penelusuran desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kota Banjar untuk selanjutnya akan diberikan bantuan tahap kedua.

“Kami juga masih menunggu data-data masuk dari desa dan kelurahan. Nanti data penerima tambahan ini akan masuk di tahap kedua dari bantuan APBD Banjar,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Banjar Asep Tatang Iskandar.

“Data sementara yang berhak mendapat bantuan sebanyak 17 ribu lebih warga terdampak, ini khusus dari APBD. Bukan dari bantuan provinsi, makanya jika ada data dambahan dari desa dan kelurahan akan terus kita tampung,” ujarnya. (cep)

Loading...
loading...

3 KOMENTAR

  1. Saya Warga Cipadung Rt.11 Rw.05 Warga Disini Sampai Sekarang Belum mendapatkan Bantuan Ada Juga Yang Mendapatkan Bantuan Katanya Husus Pedagang….

  2. Munya nu benghar boga gelar haji menang bantuan, ari nini rempo teu di lieuk lieuk, coba kmha ath pami tos kieu bu,.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.