57 Balita di Pangandaran Mengalami Gizi Buruk

75
0
BERIKAN. Bupati Pangandaran H jeje Wiradinata saat memberikan ikan segar bagi masyarakat, untuk perbaikan gizi beberapa waktu lalu. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
BERIKAN. Bupati Pangandaran H jeje Wiradinata saat memberikan ikan segar bagi masyarakat, untuk perbaikan gizi beberapa waktu lalu. Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran bertekad untuk menekan jumlah penderita gizi buruk secara maksimal.Tentunya dengan memberikan asupan gizi yang seimbang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad mengatakan penderita gizi buruk di Kabupaten Pangandaran hingga saat ini mencapai 57 orang dan 600 lainnya mengalami gizi kurang.

”Untuk itu Pemkab ada penanganan khusus, menangani itu semua. Tentunya dengan asupan gizi yang seimbang,” terangnya kepada Radar, Rabu (4/3).

Baca Juga : Efek Jabar Siaga 1 Corona, Warga Pangandaran Mulai Kesulitan Cari Masker

Menurut dia, perbaikan gizi tersebut yakni dengan pemberian sebesar Rp 25 ribu selama 90 hari lamanya.

”Nantinya uang tersebut akan dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan gizi para balita yang membutuhkan,” ungkapnya.

Bantuan tersebut, kata Yani, dikirimkan secara cepat saji oleh para kader posyandu, lalu diantarakan ke posyandu secar langsung.

Loading...

”Jadi masyarkat yang punya balita, tinggal menikmati saja,” ucapnya.

Baca Juga : Labkesda Pangandaran Belum Punya Alat Deteksi Corona

Menurutnya, penanganan gizi tersebut kemungkinan baru dilakukan oleh Pemkab Pangandaran.

”Kita tetap berusaha agar Pangandaran bisa zero dari mall nutrisi,” jelasnya.

Ia pun berharap program pengentasan gizi buruk dengan memberikan makanan empat sehat lima sempurna, bisa dilanjutkan di masa yang akan datang.

”Jangan berhenti di sini saja, ke depan mungkin ada inovasi lain,” tuturnya. (den)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.