58 Siswa Diundang Jambore Literasi

267
0
DINAS PENDIDIKAN KOTA TASIKMALAYA FOR RADAR TASIKMALAYA LUAR BIASA. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Drs Achdiat Siswandi MPd serta para pejabat Disdik Kota Tasikmalaya foto bersama 58 siswa dan siswi yang menjadi peserta Jambore Literasi Jabar Selasa (31/10). Bersama 17 guru, 58 siswa SD dan SMP itu akan mengikuti Jambore Literasi di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Sumedang 1 dan 2 November 2017.

Dua Kepala Sekolah Jadi Tokoh Literasi Inspiratif di Jabar

UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA
SALAM LITERASI. Kepala Seksi Kurikulum dan Kelembagaan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Endang RS SPd MPd menunjukkan salam literasi Selasa (31/10).

TASIK – Sebanyak 58 siswa yang tergabung dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tasikmalaya terpilih mengikuti Jambore Literasi Jawa Barat. Jambore tersebut akan dilaksanakan 1 dan 2 November di Bumi Perkemahan Kiarapayung Jatinangor Kabupaten Sumedang.
Para peserta, kemarin (31/10), mengikuti acara pelepasan di halaman Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, kompleks Perkantoran Kota Tasikmalaya Jalan Juanda. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman melepas para peserta literasi. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Drs Achdiat Siswandi MP, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Tedi Setiadi, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dadang Yudhistira dan pejabat Disdik lainnya.
Kepala Seksi Kurikulum dan Kelembagaan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Endang RS SPd MPd mengatakan siswa yang ikut jambore literasi terdiri dari 28 siswa SD dan 30 siswa SMP. Mereka merupakan undangan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya, 58 siswa itu sudah lulus mendapatkan tantangan. ”Mereka ini sebelumnya ditantang untuk membaca buku sebanyak 24 judul buku selama 10 bulan yang dimulai pada bulan Januari hingga Oktober 2017,” ujarnya di ruangannya kemarin (31/10).
Selama mengikuti tantangan, 58 siswa itu meng-upload resensi buku-buku yang telah mereka baca dalam 10 bulan. Resensi tersebut di-upload ke web Diskdik Provinsi Jawa Barat.
“Mereka ini diundang untuk diberkan reward dari Pemerintah Provinsi (Jabar) untuk diberikan penghargaan berbentuk medali,” jelas dia.
Tak hanya 58 siswa, 17 guru juga menerima undangan dari Disdik Jabar. Mereka juga sebelumnya mendapatkan tantangan membaca dan meresnsi buku. Setiap guru harus membaca dan meresensi 10 buku dalam 10 bulan. “Bahkan untuk Kota Tasikmalaya ada dua kepala sekolah inspiratif dari SMPN 10 dan SMP Terpadu Al-Amin Tasikmalaya,” ujarnya. Mereka menjadi bagian dari 22 guru inspiratif se-Jabar.
Dua guru inspiratif itu, kata dia, merupakan kepala sekolah yang giat mengadakan literasi. Mereka dianggap memberikan kontribusi kepada pemerintah dengan cara siswa dan guru membaca buku minimal 15 menit sebelum belajar. Itu sesuai peraturan Kemendikbud tahun 2012. “Itu memang ada payung hukumnya,” katanya.
Menurutnya, pada Jambore Literasi ini ada beberapa kegiatan yang akan diikuti para peserta. Diantaranya, permainan kaulinan barudak, berburu harta karun, leadership, belajar bahasa isyarat dan lainnya. “Nanti di sana hanya permainan tidak adanya sifat lomba,” tutur Endang.
Endang berharap, dengan adanya Jambore Literasi, bisa menumbuhkan semangat siswa di Kota Tasikmalaya melaksanakan literasi. ”Mudah-mudahan siswa dan sekolah yang belum terundang bisa lebih mengembangakan literasinya,” harapnya. (ujg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.