Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.9%

19.6%

8.2%

68.3%

6 Bulan, 94 Bencana Alam Terjadi di Kota Tasik

87
0

KOTA TASIK – Selama 6 bulan sejak Januari – Juni tahun 2020, sekaligus selama pandemi Covid-19 di Kota Tasik terjadi bencana alam seperti longsor, banjir, gempa bumi, cuaca ekstrim dan gerakan tanah.

Berdasarkan informasi radartasikmalaya.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasik, selama 6 bulan ini total telah terjadi 94 bencana alam.

Rinciannya, bencana banjir 2 kali kejadian, longsor 22 kejadian, gerakan tanah 9 kejadian, gempa bumi 2 kejadian, tersambar petir 6 kejadian, cuaca ekstrim pohon tumbang 9 kejadian dan cuaca ekstrim rumah rusak 43 kejadian.

Hal itu dibenarkan Kepala BPBD Kota Tasik, Ucu Anwar yang dihubungi melalui ponselnya, Kamis (02/07) pagi.

Pihaknya tetap melakukan pelayanan penanganan kebencanaan di tengah pandemi Covid-19.

“Ya memang benar ada 94 bencana alam hingga pertengahan tahun ini. Alhamdulillah tak ada korban jiwa hanya ada yang luka ringan saja,” katanya.

Terang dia, antisipasi bencana kedepan ketika memasuki musim kemarau, pihaknya sudah jauh hari mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan.

Yaitu, rajin menanam pohon di lahan kritis, membuat biopori saat hujan, dan membuat tandon air atau sumur resapan.

Jika terjadi kekerangan di beberapa kelurahan yang rawan, BPBD menyiapkan bantuan air bersih.

“Berdasarkan pantauan di lapangan beberapa warga sudah ada yang konsen melakukan itu. Misalnya di Tamansari daerah yang sering kekurangan air. Karena tiap tahun terjadi maka beberapa warga mulai melakukan saran kita,” terangnya.

Disinggung apakah Juli ini sudah masuk musim kemarau, Ucu belum bisa memperkirakan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga hingga kini belum memberikan keterangan resmi.

“Tapi yang jelas, di Juli ini kemarau sudah masuk walaupun hujan sesekali. Karena masih pancaroba. Dengan pandemi Covid, bantuan anggaran tanggap darurat di kita memang harus disiapkan. Karena bencana tak bisa diabaikan,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.