6 Rumah Warga Malangbong Garut Terbakar, Pemkab & Dewan Lakukan Ini..

52
0
Istimewa. SERAHKAN. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman didampingi anggota DPRD Garut dari fraksi PDI Perjuangan Yudha Pudja Turnawan dan anggota DPRD Garut fraksi PKS Karnoto saat menyerahkan bantuan korban kebakaran di Kecamatan Malangbong, kemarin.
Istimewa. SERAHKAN. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman didampingi anggota DPRD Garut dari fraksi PDI Perjuangan Yudha Pudja Turnawan dan anggota DPRD Garut fraksi PKS Karnoto saat menyerahkan bantuan korban kebakaran di Kecamatan Malangbong, kemarin.

MALANGBONG – Diduga korsleting listrik, enam rumah warga di Kampung Citarik, Desa Sakawayana, Kecamatan Malangbong terbakar, Minggu malam (18/10).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pasalnya seluruh barang milik korban hangus terbakar.

Kepala UPT Dinas Pemadam Kebakaran Kecamatan Limbangan Syam Sumaryana mengatakan, peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 19.00. Saat itu api muncul dari salah satu rumah, api cepat membesar dan merembet ke rumah yang lain karena material rumah banyak yang mudah terbakar.

“Kami datang ke lokasi setelah adanya laporan dari warga sekitar. Api bisa dipadamkan pukul 21.30 setelah kami menurunkan 2 mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.

Syam menduga kejadian kebakaran ini berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah korban yang terbakar ini. Dia mengimbau kepada masyarakat agar waspada saat meninggalkan rumah. Jaringan listrik di rumah harus diperhatikan apa benar-benar aman serta jauh dari risiko korsleting.

Selain itu masyarakat diimbau untuk mengecek stop kontak listrik, termasuk tidak menumpuk stiker terlalu banyak pada stop kontak, guna menghindari ancaman kebakaran.

Baca juga : Pasca Diteejang Banjir, Situasi Garut Selatan Membaik

Terpisah, Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut Iptu Muslih mengatakan sejumlah personel sudah terjun ke lokasi kejadian sejak adanya laporan peristiwa kebakaran, Minggu (18/10) malam, dan hingga saat ini masih terus menyelidiki dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan korban.

“Masih dalam penyelidikan, sementara api diduga dari hubungan arus pendek,” katanya.

Ia menuturkan, peristiwa kebakaran itu, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya menghanguskan seluruh bangunan dan barang berharga lainnya dengan kerugian diperkirakan Rp 500 jutaan. “Kerugian jiwa tidak ada, materi Rp 500 jutaan,” katanya.

Untuk warga yang rumahnya habis terbakar, kata dia, sudah dievakuasi ke tempat aman di rumah warga dan sanak saudara di daerah itu.

“Rumah berikut isinya habis terbakar, keadaan rumah berdempetan satu blok enam rumah, semua korban dievakuasi di rumah-rumah warga sekitar,” terangnya.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman memastikan, seluruh korban yang rumahnya terbakar saat ini sudah mendapatkan bantuan pangan dari Pemkab Garut dan anggota DPRD Garut.

“Alhamdulillah seluruh korban sudah mendapatkan bantuan baik dari pemerintah, anggota dewan maupun para donatur,” ujarnya usai memberikan bantuan sembako kepada korban, kemarin.

Helmi menerangkan, ke depannya Pemkab Garut juga akan memberikan bantuan untuk pembangunan rumah yang mengalami musibah kebakaran ini. “Kita akan berikan bantuan pangan, perbaikan rumah dan yang lainnya,” ujarnya.

Peristiwa itu mendapatkan perhatian dari sejumlah pihak yang turut prihatin, salah satunya dari kader PDI Perjuangan Garut yang menyalurkan bantuan pangan untuk meringankan beban kebutuhan hidup para korban kebakaran.

“Kita bantu untuk para korban ini, baik dalam pembangunan rumah maupun kebutuhan sehari-hari seperti sembako ini,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yudha Pudja Turnawan kepada wartawan, kemarin. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.