77 Orang Korban Keracunan Masih Belum Dibolehkan Pulang

112
0

MALANGBONG – Korban keracunan di Kecamatan Malangbong terus membaik. Dar 191 korban, kini tinggal 77 orang yang masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas. Mereka belum diperbolehkan pulang karena masih menunggu hasil observasi dari dokter. “Tujuh puluh tujuh orang itu masih nunggu hasil observasi dokter, menunggu perkembangannya membaik,” ungkap Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK kepada wartawan Jumat (9/3).

Menurut dia, kasus keracunan makanan itu masih dalam penyelidikan kepolisian dengan melibatkan ahli medis. Terutama untuk memeriksa sampel makanan yang dikonsumsi para korban. Sampai saat ini kepolisian juga masih menunggu hasil uji labororium guna melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Belum ada hasilnya. Diperkirakan dua sampai tiga hari lagi,” katanya.

Dalam kasus ini, lanjut dia, kepolisian tidak mencari tersangka. Sebab kasus tersebut merupakan musibah yang tidak hanya dialami oleh warga. Tetapi juga keluarga yang membagikan makanan.

“Tidak ada tersangka. Ini murni musibah. Keluarganya juga terkena musibah,” ujarnya.
Sebelumnya, warga Desa Sakawayana Kecamatan Malangbong tiba-tiba mengeluhkan sakit mual, muntah dan pusing setelah menyantap makanan yang disajikan dalam hajatan warga di desa tersebut pada Selasa (6/3).

Selanjutnya warga yang mengeluhkan sakit dievakuasi ke Puskesmas Malangbong untuk mendapatkan penanganan medis. Sebagian warga lainnya dievakuasi juga ke puskesmas terdekat. Bahkan ada yang harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.

Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, sebagian besar korban keracunan sudah diperbolehkan pulang dan berobat jalan setelah mendapatkan penanganan medis di puskesmas. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.