3 Bus dan 10 Motor Ludes Terbakar di Pool Budiman Pangandaran

JINAKAN API. Petugas pemadam kebakaran dari DPKPB Kabupaten Pangandaran berusaha menjinakkan api yang menghanguskan tiga bus Budiman dan 10 sepeda motor di Pul Budiman Jalan Raya Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Selasa (13/0).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PANGANDARAN – Tiga Bus Cepat PO Budiman dan 10 sepeda motor milik karyawannya terbakar di Pool Budiman Jalan Raya Wonoharjo Kecamatan Pangandaran sekitar pukul 09.31 WIB   Selasa (13/0).

Informasi yang dihimpun Radar, api berasal dari bus cepat jurusan Pangandaran-Cikarang tanpa Nopol dengan kode IL 101 yang sedang dalam perbaikan tim mekanik. Kemudian, api yang berasal dari bagian belakang dengan cepat membesar dan merambat ke bus disampingnya jurusan Pangandaran-Serang bernopol Z 7565 HC berkode DL 218 dan Pangandaran-Bandung Z 7690 HA yang juga dalam kondisi perbaikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Aktivitas penumpang sempat terganggu, namun pelayanan penumpang kembali normal setelah kebakaran bus tersebut berhasil dipadamkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran H Nana Ruhena mengatakan pihaknya menerjunkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran dan dua unit kendaraan tangki air. “Kami bergerak cepat begitu mendapat laporan, namun api memang cukup sulit dipadamkan karena banyaknya benda mudah terbakar di dalam bus dan di sekitar pul,” ungkapnya kepada Radar.

Bahkan, kata dia, pihaknya sempat kehabisan air sehingga pemadaman sempat terhenti beberapa menit. Api baru bisa dipadamkan total 2 jam kemudian. “Ketiga bus yang terbakar semuanya sedang diperbaiki oleh tim mekanik jadi lokasinya di area bengkel,” ujarnya.

Disamping melakukan upaya pemadaman, pihaknya juga langsung melakukan assessment dan penyelidikan. “Kejadian berawal dari 1 mesin bus yang baru selesai proses pengelasan, ketika mesin akan dinaikan oleh mekanik, tiba-tiba api muncul dari karoseri bagian atas, kemudian merembet kepada dua bus disampingnya serta 10 sepeda motor milik karyawan yang terparkir di sekitarnya,” jelas dia.

Nana menyayangkan tidak  adanya apar atau alat pemadam kebakaran standar yang harusnya dimiliki setiap perusahaan. “Hasil pemeriksaan kami tidak ada alat pemadam kebakaran sehingga kecelakaan kecil ini akhirnya berdampak besar karena banyak benda mudah terbakar,” ungkapnya.

Kepala Operasional Pul PO Budiman Pangandaran Ajat Hidayat mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada di kantor PO Budiman Tasikmalaya. “Kejadian percisnya saya tidak tahu, namun menurut keterangan karyawan, api berasal dari sisa pengelasan, udara panas membakar busa pendingin mesin dan merembet ke bagian dalam bus,” ungkapnya.

Pihaknya belum menghitung kerugian akibat kejadian tersebut, namun demikian pihaknya menjamin operasional bus tidak terganggu. “Ketiga bus yang terbakar memang sedang tidak dioperasikan karena semuanya sedang bermasalah, dalam perbaikan mekanik jadi pelayanan tidak terganggu”  pungkasnya.(nay)

loading...