Uang Pelicin Tak Menjamin Jadi PNS

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Kepala BKPPD Kota Banjar Supratman berpesan kepada masyarakat yang hendak mengikuti CPNS  untuk waspada. Pasalnya banyak orang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi penerimaan CPNS. Seperti menggunakan uang pelicin untuk memuluskan tes hingga lolos jadi CPNS. “Saya mengimbau kepada masyarakat supaya waspada tidak mudah percaya kepada orang yang tidak jelas, apalagi iming-iming meloloskan tes CPNS,” katanya.

Berkaca dari isu yang beredar selama ini terkait calo CPNS, ia berharap tidak ada masyarakat yang terjebak. “Kan banyak yang berkembang dimasyarakat, dengan Rp 80 juta sudah bisa lolos jadi PNS. Itu penipuan,” tegasnya.

Regi Anggara Barata (22) salah satu tenaga sukarelawan (sukwan) yang bekerja sebagai tenaga operator komputer BKPPD Kota Banjar mengaku senang dengan adanya pembukaan rekrutmen CPNS. Ia tak sabar untuk segera mengikuti pendaftaran. “Senang lah semoga nanti saya bisa lulus dalam tes. Saya sudah lama menunggu momen penerimaan CPNS ini. Kalau sudah PNS gaji naik sesuai golongan dan punya pensiun. Beda dengan tenaga sukwan, gajinya pun minim,” katanya yang juga mengaku lulusan fakultas hukum Universitas Galuh Ciamis.

Terpisah, Kasubid Pengadaan dan Pemberhentian Bidang Pengembangan Pengadaan Kompetensi dan Informasi Data  Pegawai Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pangandaran Supendi mengaku antusias masyarakat  mengikuti tes CPNS cukup tinggi. “Bahkan sudah ada lamaran yang masuk ke kami, padahal pendaftaran belum resmi dibuka,’ ucapnya. “Nantinya lamaran untuk tes CPNS akan masuk langsung ke BKPSDM, selanjutnya kita akan memverifikasi persyaratan yang berbentuk dokumen ataupun secara online.Kalau tidak lengkap ya tidak bisa ikut,” singkatnya. (mg4/den)

 

loading...