Sebulan Minim Tangkapan, Kini Melaut Lagi

92
0
MELAUT LAGI. Perahu nelayan berjejer di Pantai Barat Pangandaran, Minggu (18/3). Mereka kembali melaut lagi setelah sebulan vakum.

PANGANDARAN – Sejak beberapa Minggu ke belakang, nelayan Pangandaran tidak melaut. Pasalnya, tangkapan ikan cenderung sedikit. Minggu (18/3), mereka sudah kembali bersemangat untuk mengais rezeki dari berburu ikan.

“Ya memang sejak satu bulan yang lalu cenderung turun dan itu wajar karena kita belum memasuki masa panen raya. Tapi sudah dua atau tiga hari terakhir para nelayan sudah kembali turun,” ungkap Wakil Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran Muhammad Yusuf kepada Radar, Minggu (18/3).

Menurut dia, tangkapan nelayan akhir-akhir ini memang cukup fluktuatif. Rata-rata hanya mendapatkan Rp 2-3 juta saja dari hasil tangkapan ikan yang rata-rata mencapai 10 kg. “Tapi setelah dapat segitu, biasanya dua minggu kosong,” tuturnya.

Masa panen raya, kata dia, biasanya ketika cuaca sudah memasuki musim kemarau. “Kalau saat ini kan kondisi cuaca kadang-kadang tidak menentu. Bahkan tahun kemarin hampir turun hujan sepanjang tahun,” papar dia.

Jika kondisi tangkapan kurang, para nelayan biasanya banting setir ke berbagai bidang. “Ada yang bergelut di pariwisata, tani, dan lain-lain,” ujarnya.

Sementara, terang dia, harga BBM yang cukup mahal tidak memberikan dampak yang begitu besar bagi para nelayan. “Paling untuk satu nelayan itu bisa menghabiskan 10-20 liter bensin dalam satu hari,” jelasnya.

Sementara, seorang nelayan Jajat (47) sudah melaut lagi sejak dua hari lalu. “Lumayan lah, mumpung cuaca gak buruk-buruk amat, kita bisa melaut lagi,” tutur Jajat. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.