65% Warga Garut Terima Bansos

37
0
Ade Hendarsah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut
Loading...

TAROGONG KIDUL – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut menerangkan hampir 65 persen penduduk Kabupaten Garut menerima bantuan sosial (bansos) selama pandemi Covid-19.

Bansos yang disalurkan untuk masyarakat terdampak itu dari sembilan pintu bantuan, termasuk program BPNT, PKH dan dana desa.

“Bantuan sosial baik dari pusat, provinsi dan kabupaten semuanya sudah disalurkan kepada masyarakat di Garut. Hampir 65 persen masyarakat Garut dapat Bansos,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Ade Hendarsah kepada wartawan, Jumat (18/12).

Baca juga : Target setahun, 3.000 Rutilahu di Garut Diperbaiki

Ade menerangkan, 65 persen masyarakat Kabupaten Garut dapat bansos karena terdampak ekonominya. Banyak penduduk kesulitan khususnya dari sisi finansial, karena adanya pemutusan hubungan kerja (PHK ) dan lain sebagainya.

loading...

“Sampai saat ini bansos masih kami salurkan kepada masyarakat Garut baik dari pusat, provinsi dan kabupaten,” terangnya.

Saat ini pihaknya sedang melakukan pemadanan data, agar tidak terjadi data ganda dari penerima bantuan sosial. Selain itu, pembagian bansos bisa merata kepada seluruh masyarakat terdampak.

“Kami ingin menghindari data ganda penerima bantuan jadi bagaimana supaya bantuan ini tidak duplikasi, kami juga ingin bantuan ini bisa benar-benar tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Menurut Ade, melansir dari Badan Pusat Statistika (BPS) Garut, angka kemiskininan Kabuapten Garut tahun 2019 ada di angka 8,98 persen.“Mudah-mudahan pandeminya berakhir ya tentu saja kita bisa kembali hidup normal misalnya. Dan kemudian kita juga bisa menekan angka kemiskinan dikisaran 6,5% (target di tahun 2024),” pungkasnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.