Beranda Banjar Dewan Akan Undang Dinas Soal SP Honorer

Dewan Akan Undang Dinas Soal SP Honorer

116
BERBAGI

BANJAR – Plt Wali Kota Banjar drg Darmadji Prawirasetia meminta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar membuat laporan soal dugaan pemalsuan SP Honorer.

Setelah ada dasar laporan, dirinya baru akan membuat surat perintah tertulis kepada Inspektorat untuk memulai investigasi.

Darmadji menilai kasus tersebut harus diinvestigasi karena disinyalir BKPPD merupakan korban pencatutan nama lembaga oleh pelaku.

“Memang kemarin saya baru sebatas lisan. Untuk perintah secara tertulis saya menunggi laporan dulu. Saya akan meminta BKPPD membuat laporan ke saya bahwa ada pemalsuan SP Honorer. Setelah itu, baru saya turunkan surat perintah investigasi kepada Inspektorat. Nanti Inspektorat yang melaksanakan investigasi di lapangan,” kata Darmadji via telepon Selasa (3/4).

Namun Darmadji mengaku akan hati-hati dan sesuai prosedur dalam menyelesaikan kasus ini. Ia juga mendukung langkah DPRD yang akan hearing dengan dinas terkait menanggapi kasus SP Honorer palsu ini.

“Itu hak dan kewajiban DPRD. Silakan saja mangga, nanti pandangan DPRD seperti apa,” katanya.

Dalam wawancara sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Banjar Herdiana Pamungkas berencana mengundang dinas terkait untuk membahas dugaan kasus pemalsuan SP Honorer.

“Nanti kita undang dinas terkait biar jelas dan tegas tanggapannya Kang,” kata Ketua Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Sementara itu, salah satu korban dugaan pemalsuan SP Honorer mengaku sudah menerima uang ganti rugi dari pelaku. Sebelumnya dia sempat menyerahkan sebesar Rp 10 juta kepada pelaku secara bertahap.

“Sudah dikembalikan oleh dia (pelaku, Red). Alhamdulillah,” katanya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Jaya Sofyan mengatakan meskipun pelaku telah mengganti rugi kepada korban, proses hukum tetap bisa berlanjut. “Perjanjian tidak akan membuat gugur tindak pidana. Biar sudah buat perjanjian atau ganti rugi, pelaku sudah melakukan tindak pidana pemalsuan,” katanya.

Sejauh ini, polisi belum bisa menangkap pelaku karena belum ada laporan dari korban. Namun polisi tetap menyelidiki kasus tersebut.

“Penyelidikan tetap berlanjut,” katanya. (mg4)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.