Garut Peringkat Dua Rawan Bencana

144

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut mengimbau masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, untuk mengurangi risiko bencana alam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Drs Dadi Djakaria MSi mengungkapkan Kabupaten Garut menempati urutan kedua dalam indeks daerah rawan bencana tingkat nasional.

“Garut itu paling lengkap jenis bencana yang dapat terjadi. Cuma yang paling dominan di sini adalah longsor, kekeringan dan kebakaran,” ungkapnya kepada Rakyat Garut, Kamis (5/4).

Titik paling rawan bencana di Kabupaten Garut berada di wilayah selatan. Wilayah itu rawan pergerakan tanah yang dapat menyebabkan longsor. Warga pun diimbau untuk selalu waspada.

“Seperti daerah Gasela (Garut Selatan) rawan pergerakan tanah, itu harus diwaspadai. Warga harus memelihara dan bersahabat dengan alam supaya mengurangi potensi bencana,” imbaunya.

Untuk itu, kata dia, BPBD Garut telah melakukan sejumlah langkah antisipasi. Diantaranya mengadakan pelatihan penanggulangan bencana yang efektif. Juga, melakukan pengurangan risiko bencana dengan sosialisasi kepada masyarakat tentang desa tangguh bencana.

“Desa tangguh bencana itu, kita bentuk dalam satu desa sebanyak 60 orang untuk ikut dalam pelatihan penanganan bencana. Diharapkan setelah proses pelatihan, kelompok tersebut lebih inisiatif ketika terjadi bencana untuk segera menanggulangi sembari menunggu proses bantuan dari pihak BPBD Kabupaten,” paparnya. (mg3)

loading...