7 Laporan Dugaan Money Politic Masuk Bawaslu Pangandaran

543
0

PANGANDARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran sudah menerima tujuh laporan dugaan money politic di Pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan mengatakan, lima diantaranya merupakan laporan dari pihak pasangan AMAN dan dua laporan dari pihak JUARA.

“Laporan itu kita kaji dulu, kalau formil materil pelaporanya terpenuhi, akan langsung diregister dan dibahas di Gakkumdu,” jelasnya kepada Radar Jumat (11/12).

Menurutnya, laporan yang sudah diregister sebanyak lima laporan dan dua lagi masih dikaji.

“Pemanggilan sakis-saksi sebagian sudah dilakukan oleh Gakkumdu,” katanya.

Kata dia, dua laporan TKP-nya di Cijulang, dua di Kalipucang, dua Mangunjaya dan Parigi,.

“Jadi tempat kejadianya di empat kecamatan,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa masyarakat jangan main-main dengan urusan money politic, jika terpenuhi bisa masuk ke pengadilan.

“Dan jika ada putusan, maka si penerima dan pemberi bisa dipidana. Tapi kita juga tidak tahu nanti keputusan hakimnya seperti apa. Namun yang jelas menurut aturanya seperti itu,” terangnya.

Bawaslu mengaku sudah sangat maksimal dalam melakukan pencegahaan money politic ini.

“Baik melalui sosilaisasi, kemudian kita juga lakukan patroli pengawasan money politic,” jelasnya.

Mereka mengaku tidak tidur dan terus berkeliling menjelang pemilu, namun tidak menemukan adanya praktek tersebut.

“Mungkin si pelaku sudah tau kita melakukan patroli money politic, entah itu mereka ngumpet atau gimana,” katanya.

Sehingga, saat banyaknya pelaporan dugaan money politic itu muncul, Iwan mengaku kecewa dan kaget.

“Walaupun kita tidak tahu apakah pelaporan ini akan memenuhi unsur atau tidak ,” jelasnya.

Sementara itu satu laporan dugaan black campaign dinyatakan tidak memenuhi unsur karena tidak memenuhi formil dan materil.

(deni nurdiansah)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.