7 Pejabat Kota Banjar Gagal Divaksin Perdana

46
0
Loading...

BANJAR – Tujuh dari 14 orang yang masuk kategori VVIP vaksinasi tahap pertama, termasuk cadangan tertunda divaksin. Sementara tujuh orang lainnya telah menjalani vaksinasi di Aula RSUD Kota Banjar Senin (1/2/2021).

Tujuh orang yang tertunda divaksinasi yakni Ketua DPRD Kota Banjar Dadang R Kalyubi, Sekda drs Ade Setiana, Ketua IDI dr H Fuad Hanif SpS, Kepala Dinkes dr H Andi Bastian, perwakilan Kejaksaan Negeri Yosep, Pabung Kodim Ciamis Mayor Czi Budi Arianto dan Ketua GKI Suryaman.

Sedangkan tujuh orang yang lolos yakni Wakil Wali Kota H Nana Suryana, Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK MH, Ketua Pengadilan Negeri Jan Olivianus, Sekdis Dinkes Budi Hendrawan, Perwakilan Satgas Penanganan Covid-19 Edi Herdianto SSos, perwakilan media Hermanto dan perwakilan IDI dr Ryan.

“Dari 14 orang pejabat publik dan nakes, hanya tujuh orang yang lolos divaksinasi dan sisanya tujuh orang lainnya ditunda,” kata tim pelaksana pencanangan vaksinasi Covid-19 dr Sari Wiharso kepada wartawan.

Mereka yang tertunda atau gagal divaksin saat ditunda karena saat proses skrining, kebanyakan muncul komorbid-nya atau riwayat serta resmi darah tinggi.

loading...

Dia menjelaskan mereka yang tertunda divaksin kemarin, bisa dilakukan kembali setelah tujuh hari. Dengan dilakukan terlebih dahulu pemeriksaan kesehatan.

Baca juga : Nenek Pasien Covid-19 di Kota Banjar Meninggal

Sekda Kota Banjar drs Ade Setiana mengaku tidak lolos atau ditunda vaksinasi karena tensi darahnya tinggi yakni 160/90 yang biasanya normal 100/90.

“Ya mungkin kecapean, soalnya baru dari datang dari Cirebon pukul 01.00 di Banjar. Sehingga kurang istirahat, maka tidak bisa divaksinasi hari ini (kemarin, Red),” katanya.

Dirinya bersama pejabat lainnya yang ditunda divaksin akan melakukan pemeriksaan kembali Minggu depan.

“Mudah-mudahan minggu depan bisa divaksinasi, untuk melawan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banjar,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Banjar Dadang Ramdan Kalyubi pun tidak lolos atau tertunda karena tensi darahnya tinggi saat dilakukan skrining. “Mudah-mudahan minggu depan bisa divaksinasi,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.