7 Rumah di Cisompet Garut Diterjang Longsor

85
0

CISOMPET – Tebing kurang lebih tujuh meter di Desa Cikondang Kecamatan Cisompet longsor dan menimpa tujuh bangunan, Selasa (13/10).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya saja mengakibatkan kerugian materil, karena sebagian bangunan rumah rusak.

Baca juga : Realisasikan Kotaku, Pemkab Garut Benahi Kawasan Kumuh di Perkotaan

Kepala Desa Cikondang Babang Ganedi mengatakan ada tujuh bangunan yang tertimpa longsor pada pukul 07.00. Yakni enam rumah warga dan satu musala. Selain itu sebanyak lima rumah lainnya terancam longsoran.

“Lokasinya berada di Kampung Nanggewer RT 4/13. Sekarang semua penghuni rumah sudah diungsikan ke rumah saudaranya yang lebih aman,” ujarnya.

Lokasi Desa Cikondang berjarak 1,5 jam dari Kantor Kecamatan Cisompet. Lokasinya sulit diakses karena banyak tanah longsor yang menutup jalan. Selain rumah, longsor juga menimpa lahan pertanian.

Loading...

“Ada 18 KK di enam rumah itu dan yang terancam 12 KK dengan jumlah 37 jiwa. Desa kami itu paling jauh dari kecamatan dan rawan longsor karena konturnya di pegunungan. Hampir 90 persen rawan longsor wilayahnya,” katanya.

Longsor juga menutup akses jalan desa yang tembus ke kecamatan di tujuh titik. Selain longsor, juga terjadi pergeseran tanah sekitar satu meter.

Pihaknya sudah memperingatkan warga untuk waspada jika terjadi hujan deras. “Warga sudah diingatkan untuk menyelamatkan diri jika terjadi hujan. Soalnya masih ada potensi longsor susulan,” ucapnya.

Menurutnya, ada empat hektare lahan sawah yang terkena longsor. Babang mengaku sudah memprediksi longsor karena rumah warga berada di bawah tebing.

Baca juga : Untuk Belajar Ini, Pemkab Garut Kunjungi Tanggamus Lampung

Kondisi pemukiman warga sudah tak mungkin ditempati kembali. Pihaknya mengusulkan ke pemerintah untuk merelokasi rumah warga yang terkena longsor.

“Inginnya satu RT ini bisa direlokasi, minimal 12 rumah yang dekat lokasi longsor direlokasinya. Kerugian diperkirakan Rp 600 juta untuk lahan sawah dan rumah warga. Sampai sekarang dua motor juga masih tertimbun,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.