7 Warga Pangandaran Positif Corona, 1 Guru Tertular di Kios Minuman

207
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi
Loading...

PANGANDARAN – Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Pangandaran mencatat ada 7 orang dinyatakan poaitif Covid-19 hingga saat ini dan satu orang diketahui positif setelah meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki membenarkan, hingga tanggal 20 Oktober 2020, total ada 7 warga Pangandaran yang dinyatakan positif.

“Awalnya ada tiga orang warga Wonoharjo, kemudian kita tracking dan ternyata ada satu yang positif jadi empat. Nah sisanya merupakan warga Desa Babakan Pangandaran satu orang, kemudian Lankaplancar satu orang dan satu warga Sidamulih,” katanya kepada Radar Selasa (20/10).

Lanjut dia, ada satu warga Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi yang juga dinyatakan positif, namun baru diketahui setelah meninggal dunia.

“Jadi awalnya sakit keras, kemudian meninggal hari Kamis (16/10), lalu di swab dan hari Jumat (17/10) hasilnya keluar, bahwa almarhum positif,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, Tim Gugus Tugas sedang menunggu hasil tracking yang dikirim ke provinsi.

“Jadi sample yang dikirim ke provinsi itu ada kaitanya dengan yang di Wonoharjo, kalau ada yang positif lagi, kita akan tracking lagi,” katanya.

Loading...

Kata dia, salah satu yang positif di Wonoharjo berpropesi sebagai guru, maka kemungkinan pihaknya akan melakukan tracking di sekolah ia mengajar.

“Karena waktu itu ia jajan ke tempat si pemilik kios minuman yang positip itu,” jelasnya.

Itu berarti total ada 77 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pangamdaran, 69 diantaramya sudah dinyatakan sembuh.”Total meninggal 1 orang,” ujarnya.

Yani mengingatkan kepada semua masyarakat Pangandaran untuk tetap waspada dan selalu patuh pada protokol kesehatan.

(deni nurdiansah)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.