72 Santri Diisolasi di Rusunawa Unsil Kota Tasik, Suasanya Lebih Ini..

467
0
Gedung Rusunawal Unsil di Tamansari yang merawat 72 pasien terkonfirmasi positif dari kluster pesantren, Senin (05/10) sore. istimewa for radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Suasana Rusunawa Unsil di Tamansari, Kota Tasikmalaya, dalam beberapa hari ini berubah dan ramai setelah pasien-pasien terkonfirmasi positif dari kluster pesantren diisolasi.

Bangunan Rusunawa berwarna kuning itu kini ramai dihuni para santri. Suara gema murotal, pengajian, salat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya berkumandang di bangunan tersebut.

Baca juga : Ratusan Mahasiswa Unsil Kota Tasik Terus Lawan Omnibus Law

“Mereka (para pasien yang diisolasi, Red) salat berjamaah seperti biasa di koridor dengan tetap jaga jarak sekitar 2 meter,” ujar Kabid Yankes Dinkes, Titie Purwaningsari dr MMRS, Senin (05/10) sore.

Terang dia, kebetulan yang huni di Rusunawa saat ini pasien dari kluster pesantren semua.

Jadi luar biasa terhadap kegiatan keagamaannya dan istilahnya tak usah diingatkan para perawat untuk melaksanakan salat 5 waktu.

Loading...

“Suara murotal tak pernah berhenti menggema di dalam Rusunawa. Dan mereka tetap mengaji dengan bimbingan gurunya lewat hape,” terangnya.

“Malah justru kali ini kita merawat anak-anak pesantren suasananya lebih tenang dan damai. Itu yang dirasakan teman-teman di sini dibanding dengan yang dirawat di rumah sakit,” sambungnya.

Dia mengakui, tiap hari di dalam bangunan Rusunawa itu selalu terdengar suara murotal dan mereka mengaji di kamarnya masing-masing. Lalu, setiap salat Magrib dan Subuh itu ada tausiah serta ceramah.

“Yang terdengar biasanya dalam tausiah itu tentang mengungatkan semangat mereka dan dikaitkan dengan kondisinya bahwa ini cobaan yang bisa dilewati,” bebernya.

Dia menambahkan, kondisi para pasien dari kluster pesantren itu kondisinya sehat.

Tapi mereka ini yang positif terkonfirmasi asimptomatik. Atau diisolasi dengan tujuan adalah dirinya sendiri untuk fokus sembuh dan safe limitid.

“Di sini tak ada obat. Dan mereka tak mengkonsumsi obat karena asimptomatik. Kalau yang simptomatik itu ada obat untuk perawatannya,” tambahnya

Jelas dia, mereka yang diisolasi di Rusunawa Unsil di Tamansari ini semua sudah diswab dan tinggal menunggu hasilnya 2 atau 3 hari lagi. Jadi belum bisa pulang hingga sore ini.

“Dan kebetulan di pesantrennya juga membantu karena difasilitasi alumninya yang dicek di Ciganjur, Jakarta. Terus terang kami bangga dengan para santri ini karena alumninya betul-betul care. Sejak awal masuk sini bisa dilihat bantuan cemilan terus berdatangan untuk mereka. Kita tak beli,” jelasnya.

Tukas dia, yang dibantu oleh pemerintah saat isolasi ini hanya makannya.

“Posisi hari ini di sini ada 72 orang. Jadi sesuai penelitian terakhir yang asimptomatik itu dalam 10 hari kadar virusnya turun dan sudah tak menular lagi. Tapi kita tetap antisipasi dulu dengan hasil swab dalam waktu dekat ini. Mereka sudah diswab 2 kali sebelumnya,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.