75 Persen Istri Gugat Cerai Suami

123

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Angka perceraian di Kabupaten Ciamis yang ditangani Pengadilan Agama (PA) menembus 4.000 perkara sejak Januari hingga Oktober 2018. Sekitar 75 persen gugatan perceraian itu dilayangkan oleh istri. Sisanya talak dari suami.

Jumlah kasus perceraian 2018 itu, masih di bawah periode 2017 yang mencapai 5.000 perkara. Sedangkan rata-rata gugatan cerai per bulan tahun ini mencapai 200 perkara. “Hampir setiap kecamatan merata kasus perceraian tersebut,” terang Humas Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Ciamis Drs Ahmad Sanusi SH MH kepada wartawan, Jumat (19/10).

Menurut Ahmad, latar belakang pendidikan suami-istri yang bercerai itu kebanyakan SMP dan SMA. Profesinya buruh serabutan. Sehingga berimbas pada minimnya pendapatan dan kurangnya pemenuhan kebutuhan hidup. Persoalan ekonomi ini menjadi awal pertengkaran. Hingga mereka memutuskan untuk melepas ikatan pernikahan. “Kaum muda lemah aspek ekonomi,” tuturnya.

Perceraian dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS), kata dia, memang ada. Namun relatif sedikit. Sama halnya dengan perceraian akibat poligami yang tidak sehat. Maksudnya diam-diam. Lalu, ketahuan istri.

PA sudah berupaya menekan angka perceraian. Misalnya dengan jalan mediasi. Namun cukup sulit. Lantaran, dalam proses mendamaikan itu salah satu pihak selalu tidak hadir. Adapun yang berhasil dimediasi dan batal cerai sangat sedikit. “Hal itu yang bisa kita lakukan,” ucap Ahmad.

Ahmad menerangkan dalam membangun rumah tangga harus ada kematangan berkeluarga, kecerdasan berpikir dalam mencari nafkah dan bimbingan orang tua bagi pasangan yang baru menikah.

Selain itu, pemerintah juga bisa membuka peluang-peluang usaha bagi pasangan-pasangan yang berlatar belakang ekonomi kelas bawah. “Usia pernikahan muda rawan goncangan karena faktor ekonomi. Makanya bila tidak ada dukungan terutama dari orang tua akan rentan juga perceraian,” tutur dia. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.