8 Balita dan Anak di Kota Tasik Meninggal Akibat DBD

127
0

KOTA TASIK – Sejak awal Januari hingga Mei 2020, tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasik, terjadi 412 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), diantaranya 8 orang balita dan anak-anak meninggal dunia.

Hal ini dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penanggulangan dan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tasik, Suryaningsih, Rabu (27/05).

Kata dia, dari 8 orang yang meninggal itu ada yang usia balita dan usia 8 tahun.

“Pasien berinisial NS (8), warga Bungursari meninggal dunia setelah dirujuk ke RS Karsa Medika, Bandung dan kedua berinisial LF (4) meninggal di RSUD dr Soekardjo,” katanya kepada wartawan.

Dia menerangkan, pihak puskesmas masih terus melakukan penyuluhan dan juga menggerakkan warga untuk terus melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan fogging sebagai langkah antisipasi.

Sesuai surat edaran dari Kemenkes tentang pengendalian DBD di masa pandemi covid-19 yaitu dengan melakukan sosial distancing dan physical distancing.

“Pemerintah daerah terus menggalakan PSN di setiap wilayah endemis, tetapi masyarakat harus meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga,” terangnya.

“Ini supaya mereka lebih semangat membersihkan lingkungan. Kebersihan harus dijaga, agar jentik nyamuk tidak tumbuh menjadi dewasa. Tapi kebersihan ini masih diabaikan, seperti menguras bak mandi, menimbun barang bekas dan menutup genangan air,” sambungnya.

Selama ini, tambah dia, Dinkes dan Puskesmas sudah berupaya mengantisipasi serangan nyamuk Aedes Aegypti dengan cara membuat gerakan satu rumah satu jumantik.

Tujuannya agar warga bisa melakukan dengan cara membersihkan lingkungan secara bergotong royong agar jenik nyamuk tidak berkembang biak dan tumbuh menjadi dewasa.

“Kematian kasus DBD di Kota Tasik tersebar di Kecamatan Purbaratu, Kawalu, Cipedes, Tawang, Indihiang dan Bungursari,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.