8 Kecamatan di Ciamis Rawan Kekeringan

57
0
Ilustrasi

CIAMIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis belum menerima laporan adanya daerah yang kekeringan atau kekurangan air bersih karena kemarau.

Hal itu diungkapkan Plt Kabid Darlok BPBD Kabupaten Ciamis Memet Hikmat kepada Radar, Minggu (30/8).

“Sampai saat ini belum ada laporan mengenai kekeringan, kita masih kemarau basah. Sempat satu kali pengiriman air bersih dua bulan lalu, namun bukan karena kekeringan tapi air bersih untuk permintaan pembangunan,” ujarnya.

Baca juga : Kota Tasik & Ciamis Dapat Bantuan PCR Portabel dari Pemprov Jabar

Walaupun belum ada laporan, kata dia, pihaknya terus menyiapkan jika dan membangun komunikasi ke setiap daerah apabila nanti ke depan ada yang membutuhkan air bersih.

“Tahun ini pendistribusian air bersih bisa lebih baik, karena sudah memiliki tangki air,” ujarnya, menjelaskan.

Baca juga : 1 Mobil Box Berisi Miras Diamankan Polsek Indihiang Kota Tasik, Sopirnya Warga Ciamis Ditipiring

Jelas dia, pihaknya mencatat daerah yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih setiap musim kemarau.

“Ada delapan kecamatan yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih, yakni Banjarsari, Pamarican, Cijeungjing, Cisaga, Panawangan, Rajadesa, Cihaurbeuti dan Panumbangan. Kalau tahun kemarin itu ada 22 dari 27 kecamatan yang terdampak kekeringan.  Namun sekarang bersyukur belum ada laporan yang masuk,” paparnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.