Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.1%

19.7%

8.1%

68.1%

80 Ribu Wisatawan Masuk Pangandaran, Banyak Langgar Protokol Kesehatan

124
0
Pantai Pangandaran saat banyak dikunjungi wisatawan. foto: dok radartasikmalaya.com
Pantai Pangandaran saat banyak dikunjungi wisatawan. foto: dok radartasikmalaya.com

PANGANDARAN – Dalam kurun waktu dua hari terakhir, kunjungan ke Pantai Pangandaran mencapai 80 ribu wisatawan. Namun sebagian besar wisatawan ini tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD).

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengaku telah melakukan sidak ke Pantai Pangandaran, dia pun menemukan banyak wisatawan tidak memakai APD. “Untuk itu kita evaluasi, besok (hari ini, Red) kita wajibkan semua wisatawan pakai APD,” ungkapnya kepada Radar, Senin (17/8).

Lanjut dia, wisatawan bisa melepas masker mereka saat mereka berenang saja, saat di darat mereka harus memakai APD kembali. “Jaga lembur, balawista dan lain-lain, menjadi bagian dalam pengawasan itu,” katanya.

Baca juga : RSUD Pandega Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Ia dengan tegas menyebutkan bahwa para wisatawan yang sudah masuk objek wisata dan tidak pakai masker, bisa saja disuruh pulang kembali. “Atau kita upayakan di pintu tol, kita kasih masker. Tidak satu orang satu masker, tapi bisa saja satu mobil satu, untuk sekedar mengingatkan saja,” jelasnya.

Menurutnya, para pelaku wisata di Pangan­daran 90 per­sennya sudah taat pada aturan itu. “Yang belum taat kebanyakan memang pengunjung,” katanya.

Tes swab juga terus dilakukan terhadap pelaku wisata, hal ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona. “Tiap minggu juga kita ambil sample pelaku wisata untuk swab, mungkin hari besok sama Rabu kita akan lakukan tes lagi,” jelasnya.

Salah seorang wisatawan Karman (45) mengaku santai saja berwisata di Pantai Pangandaran, walaupun tidak memakai masker dan face shield. “Kalau ditanya takut sama corona, ya takut,” ujarnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.