846 Miliar untuk 38 Organisasi Perangkat Daerah

161

BALE KOTA – Penandatanganan perjanjian kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, tahun anggaran 2019, di laksanakan di Bale Kota, Gedung Serba Guna, Kota Tasikmalaya, Senin (18/03).

Dihadiri oleh Walikota Tasikmalaya H Budi Budiman, Sekretaris Daerah Ivan Dicksan, Ketua Komisi II DPRD Ichwan Shafa, para Kepala Dinas Kota Tasikmalaya, para camat dan lurah se-Kota Tasikmalaya, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ivan mengatakan, perjanjian kinerja harus disertai dengan indikator kinerja. Adapun kinerja tersebut terbagi menjadi lima bagian.

Pertama penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas dan transparasi kinerja aparatur.

Kedua untuk menciptakan bahwa kinerja sebagai dasar evaluasi aparatur. Ketiga untuk dasar pelayanan dan sebagai pemberian penghargaan. Keempat sebagai dasar melakukan monitoring, evaluasi, dan supervisi. Kelima sebagai dasar penetapan sasaran.

“Perjanjian kinerja merupakan suatu dokumen yang berisi penugasan dengan pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program atau kegiatan,” kata Ivan Dicksan.

Kegiatan perjanjian kinerja, kata Ivan, sebagai suatu tahapan dalam menuntaskan akuntabilitas kinerja. “Kegiatan ini wajib dilaksanakan. Jumlah anggaran yang diberikan untuk 38 OPD itu sebesar Rp. 846.495.820.464,” ungkap Ivan.

Wali Kota Tasikmalaya, H Budi Budiman mengatakan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diberikan kewenangan untuk melaksanakan kegiatan program yang akan dijalankannya. “Komitmen ini diberikan dan harus bisa dilaksanakan,” ujarnya.

“OPD sendiri yang mengusulkan programnya. Ketika mengusulkan dan ditandatangan berarti bisa dikatakan sudah siap,” tandasnya. [anshari]

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.