86 Warga Ponpes di Kabupaten Tasikmalaya Positif Covid-19

2020
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

KABUPATEN TASIK – Setelah penyebaran Covid-19 terjadi di klaster pesantren dengan jumlah yang cukup banyak di wilayah Kota Tasik, kini terjadi juga klaster pesantren di daerah tetangganya di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Asisten Daerah (Asda) 1 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya, Ahmad Muksin menyatakan, sesuai hasil tes swab massal, diketahui sebanyak 86 orang positif corona berasal dari klaster pondok pesantren (Ponpes) besar yang berada di wilayahnya.

Seluruh pasien tersebut telah ditangani dan dirawat intensif. Sebagian di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya dan sebagiannya lagi ditangani secara mandiri di lingkungan Komplek Ponpes tersebut.

“Iya yang di komplek pesantren itu sebanyak 86 orang positif corona, sesuai hasil swab test. Tapi, itu sudah ditangani dan tidak apa-apa, yah. Masyarakat tak usah menjadi resah atau takut, kita semua sudah tangani,” ujar Muksin kepada wartawan, Kamis (01/10).

Muksin menambahkan, beberapa pasien positif yang diisolasi secara mandiri di komplek pesantren tersebut yang kondisinya gejala ringan.

Sedangkan, pasien positif yang bergejala berat diisolasi di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.

“Sejak kemarin (Rabu, 30/09) kita sudah tangani yang kasus di pesantren. Kita juga melakukan isolasi untuk menekan penyebarannya,” tambah Muksin.

Sampai sekarang, lanjut Muksin, pihaknya masih melakukan pelacakan (Tracking) untuk meminimalisasi penyebaran selanjutnya.

Komplek pesantren itu pun telah dilakukan isolasi mandiri sebagai upaya menekan penyebaran yang lebih luas.

“Kalau kita bicara data, kita sudah lakukan prosesnya sejak kemarin kita sudah mulai (pelacakan),” tandasnya.

Pihaknya hanya berharap masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, bisa lebih tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.
Mulai dari cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan menjauhi kerumunan orang.

“Terus kepada masyarakat yang merasakan gejala Covid-19 untuk sesegera mungkin memeriksakan diri atau isolasi secara mandiri,” harapnya.

(rezza rizaldi)

Berita Terkait :

Sekda Kabupaten Tasik: Ponpes Harus Punya Ruang Isolasi

Wagub Jabar Tak Diizinkan Masuk Ponpes di Kabupaten Tasik, Saat Bawa Tim Pemeriksaan Covid-19

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.