9 Rumah Warga Singajaya Garut Terancam Ambruk

144
0
istimewa LONGSOR. Petugas mengecek longsor yang terjadi di Kecamatan Singajaya kemarin. Ada sembilan rumah di Singajaya terancam terbawa longsor.

SINGAJAYA – Hujan deras yang mengguyur Garut sejak Kamis (18/6) menyebabkan longsor dan pergerakan tanah di sejumlah wilayah. Salah satunya di Kecamatan Singajaya.

Di wilayah tersebut, sembilan rumah warga di Kampung Cimuncang Desa/Kecamatan Singajaya terancam ambruk terbawa longsor.

Baca juga : MUI Garut Tolak Shalat Jumat Pake Sistem Ganjil-Genap

“Tanah di sana labil, ditambah hujan deras mulai sering terjadi. Tanah di dekat rumah warga sudah ada yang alami retakan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan kepada wartawan Jumat (19/6).

Saat ini, sejumlah warga terdampak sudah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

“Seorang warga hampir terbawa longsor di dekat rumahnya. Beruntung dia bisa selamat, tapi sekarang alami trauma,” katanya.

Tidak ada korban jiwa akibat longsor di lokasi tersebut. Namun hingga Jumat siang, pergerakan tanah masih terus terjadi.

Pihaknya sudah meminta warga untuk sementara tak kembali ke rumah. Apalagi intensitas hujan cukup tinggi dan berpotensi terjadi longsor susulan.

“Longsor juga menimpa area pesawahan. Jalan juga ada yang retak-retak. Makanya kami sudah meminta warga mengungsi sementara,” ujarnya.

Komandan Kodim 0611 Garut Letkol Inf Erwin Agung TWA menyebut ada beberapa lokasi yang dilanda longsor.

Lokasi pertama di Kampung Cimuncang Desa/Kecamatan Singajaya. Di lokasi ini empat rumah terdampak longsor. Longsor dipicu setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Namun meski demikian, sejumlah penghuni rumah yang terdampak diungsikan sementara ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi longsor susulan.

Di lokasi lainnya, kata dia, di Kampung Padasuka Desa/Kecamatan Banjarwangi longsor pun terjadi.

Akibat longsor tersebut, jalan antar kampung sepanjang 100 meter terputus.

“Saat ini kendaraan roda dua mapun empat tidak bisa melewati jalan tersebut. Paling jalan kaki saja sampai ada jembatan darurat,” terangnya.

Masih di desa yang sama, longsor juga terjadi di Kampung Cimunaya Desa/Kecamatan Banjarwangi.

Longsor tersebut sempat menutup akses jalan yang mengubungkan antara Kecamatan Banjarwangi dengan Kecamatan Singajaya.

“Longsor juga terjadi di Kampung Sodong Desa Cipangramatan Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut. Material tanah longsor dempat menutup jalan desa yang menghubungkan dua kecamatan, yaitu Cikajang dan Banjarwangi,” ungkapnya.

Baca juga : Situ Bagendit Garut Bakal Wisata Kelas Dunia

Beberapa titik longsor, diakui Dandim, sudah selesai dibersihkan oleh anggotanya bersama unsur kepolisian, kecamatan masyarakat sekitar.

Beberapa titik longsor yang masih mengancam disebutnya sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait agar bisa segera ditangani. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.