Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.7%

8.1%

2.4%

24%

2.4%

45.6%

0.1%

16.7%

0%

90% Lulusan LP3I Terserap Kerja

718
0

TASIK – Sesuai konsep yang diusung yakni Link & Macth, Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Tasikmalaya mampu menyalurkan lulusannya ke dunia kerja. Sebanyak 90 persen lulusan tahun ini bekerja, sisanya berwirausaha.

Branch Manager LP3I Tasikmalaya H Rudi Kurniawan ST MM mengatakan, ada tiga kategori penempatan kerja bagi mahasiswa LP3I. Sejak semester empat mulai ditempatkan oleh pihak lembaga, mencari sendiri hingga memilih berwirausaha.

Saat ini ada sekitar 150 perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia sudah MoU dengan LP3I seperti PT Hino Motor Manufacturing Indonesia, Dialogue Management Group, BPR-BPR dan yang lainnya. “Jadi, 90 persen penempatan kerja yang kita siapkan, sisanya memilih berwirausaha,” kata dia kepada Radar, Selasa (7/8).

Wakil Kepala Bagian Corporate And Placement LP3I Tasikmalaya Asep Dadan S SE menambahkan, lulusan LP3I dari Juli 2017 hingga Juli 2018 sekitar 330 lulusan. Mereka berasal dari program studi (prodi) Office Management, Komputer Akuntasi, Bisnis Administrasi, Teknik Informatika dan Teknik Otomotif. “Sekitar 80 hingga 90 persen sudah kita tempatkan bekerja, sisanya memilih berwirausaha,” papar dia. Lulusan LP3I memang dibekali dengan kompetensi dan skill yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga mudah terserap industri kerja.

Selain mengantarkan lulusan untuk bekerja secara professional, sambungnya, LP3I juga ikut menyukseskan program pemerintah melahirkan 1.000 wirausaha baru melalui mata kuliah kewirausahaan yang bersifat wajib di semua prodi.

Lanjutnya, mata kuliah be smart enterpreneur menghadirkan satu se­mester materi diskusi dan se­mester berikutnya praktik di la­pangan. “Lewat mata kuliah ini, ma­hasiswa diajarkan manajemen ke­uangan, pemasaran, produksi dan lainnya,” katanya. Tak hanya itu, LP3I juga menyediakan fa­silitas rumah entrepreneur un­tuk mengajarkan mahasiswa ber­wirausaha. “Konsepnya seperti mini­market, kita fasilitasi ini untuk me­reka belajar berjualan,” paparnya. (mg2)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.