93% Nakes Pemkot Banjar Berhasil Divaksin

19
0
Andi Bastian Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar
Andi Bastian Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Sebanyak 93 persen tenaga kesehatan dari jumlah 1.223 orang sudah menerima suntikan vaksin Sinovac tahap pertama. Pemberian vaksin kedua rencananya dilakukan hari ini (15/2/2021) di masing-masing puskesmas kepada para tenaga kesehatan.

“Sudah 93 persen tenaga kesehatan yang divaksin dalam penyuntikan pertama. Tujuh persen lagi tidak bisa dilakukan atau tidak disuntikan karena tenaga kesehatannya memiliki riwayat penyakit penyerta tertentu yang kontra indikasi dengan vaksi Sinovac,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dr Andi Bastian, Minggu (14/2/2021).

Menurut dia, tahap pertama pemberian vaksin Sinovac dari pemerintah pusat itu diberikan kepada tenaga kesehatan. Satu tenaga kesehatan akan mendapatkan dua kali penyuntikan.

“Penyuntikannya dilakukan di masing-masing puskesmas. Penyuntikan kedua mulai besok (hari ini, Red) sesuai jadwal di PKM masing-masing,” kata dia.

Kota Banjar sendiri mendapat jatah 2.000 vial vaksin Sinovac yang tiba pada 27 Januari 2021. Vaksin dikirim Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggunakan mobil box. Pengiriman juga tidak hanya ke Kota Banjar, namun berbarengan dengan Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran.

loading...

“Tahap pertama diprioritaskan kepada seluruh tenaga kesehatan. Kemudian tahap selanjutnya TNI, Polri, ASN, dan pejabat pelayan publik lainnya, baru nanti untuk masyarakat secara umum,” kata Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih.

Baca juga : Resepsi Pernikahan Kembali Dibubarkan Tim Covid-19 Kota Banjar

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjar belum mengumumkan secara resmi jumlah masyarakat yang akan diusulkan untuk menerima vaksin. Mereka yang masuk kategori mendapatkan vaksin seperti usia 18 hingga 49 tahun serta kondisi badan sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit penyerta.

“Namun kami menargetkan semua masyarakat Banjar yang masuk kategori divaksin, akan diusulkan untuk mendapat suntikan vaksin. Kalau ibu (wali kota Banjar Ade Uu Sukaesih, Red) kan dari usianya saja sudah tidak memenuhi syarat, sudah di atas 50 tahun. Tapi mudah-mudahan ke depan ada vaksin yang bisa masuk untuk usia ibu,” kata Ade Uu Sukaesih.

Secara keseluruhan, Ade Uu juga menargetkan vaksinasi Covid-19 selesai tahun ini. “Kita lakukan secepatnya penyuntikannya, tapi tergantung ketersediaan vaksinnya juga kan,” ucapnya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.