Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.2%

19.8%

7.3%

69.7%

95 Petarung Ikuti Kejursat 2019

236
0
SOLID. Pengurus Pengcab Tarung Derajat Kota Tasikmalaya usai menggelar konferensi pers di Jalan Letnan Harun Rabu Sore (11/12). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

BUNGURSARI – Sebanyak 95 atlet dari 13 Satuan Latihan (Satlat) akan bertarung di Kejursat Tarung Derajat Kota Tasikmalaya 14-15 Desember 2019. Mereka akan bertarung di Lapangan Futsal Siliwangi Jalan BKR.

Ketua Panitia Pelaksana Kejursat, sekaligus Ketua Harian Pengcab Tarung Derajat Kota Tasikmalaya, H Agus Jamaludin mengatakan kejuaraan tersebut merupakan agenda awal dalam menghadapi serangkaian event ke depan.

“Mulai dari Kejurwil tahun 2020, Kejurda dan BK Porda 2021 dan menghadapi tuan rumah Porda 2022,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di Jalan Letnan Harun, Rabu (11/12).

Menurutnya, pada Kejursat 2019 diundang seluruh kader boxer, baik yang masih aktif mau pun tidak aktif. Itu sebagai bentuk silaturahmi dan konsolidasi. “Sekaligus kita akan cari bibit unggul untuk ditempa di Kawah Narayana menghadapi rangkaian event ke depan,” katanya.

Guru Tarung Derajat Kota Tasikmalaya H Noves Narayana mengatakan Kejursat 2019 tidak semata ajang ulik teknik petarung, hasil latihan di satlat masing-masing. Melainkan ajang konsolidasi mengingat sudah lama tidak adakan lagi Kejuaraan Tarung Derajat di Kota Tasikmalaya. “Ada bahasan khusus, salah satunya program jangka panjang di mana Kota Tasikmalaya 2022 mendatang tuan rumah event besar. Kami menargetkan lebih dari 2 emas, sesuai harapan calon ketua umum Pengcab H Cuncun Eris Budiana,” kata Noves.

Koordinator Pelatih Utama Tarung Derajat Priangan Timur Jeni menyebut pada event tersebut diadakan kelas pertandingan mulai usia dini sampai orang tua. Mulai tingkat SD, 4 kelas putra dan 1 putri, SMP 4 putra dan 1 putri, umum 11 putra dan 3 putri, kemudian kelas usia 40 tahun ke atas. “Termasuk kelas master terdiri atlet yang pernah juara tingkat Jabar,” katanya menjelaskan.

Jeni menambahkan nantinya bibit atlet yang dinilai memiliki potensi bakal dipilih untuk masuk 9 kelas putra dan 5 putri. Mereka akan ditempa dan disiapkan menghadapi event mendatang untuk mewakili Kota Tasikmalaya. “Termasuk ada juga untuk pertandingan seni gerak. Jadi Boxer ini tidak melulu identik dengan tarung bebas,” tambahnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.