995 Rumah di Dua Dusun di Pangandaran Terendam Banjir

87
0
BANJIR. Bencana banjir di Desa Bojong Kecamatan Parigi merendam pemukiman dan sawah milik warga. foto-foto: Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
BANJIR. Bencana banjir di Desa Bojong Kecamatan Parigi merendam pemukiman dan sawah milik warga. foto-foto: Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
Loading...

PANGANDARAN – Banjir bandang dengan ketinggian mencapai 30 sampai 100 centimeter menerjang Dusun Sukasari dan Dusun Karangnangka Desa Bojong Kecamatan Parigi, Selasa pagi (27/10).

Sekretaris Desa Bojong Tata Sumiarta mengatakan bahwa banjir tersebut diakibatkan meluapnya Sungai Citonjong, yang melewati dua dusun tersebut. “Banjir ini merupakan kiriman dari Langkaplancar, Bangkunkarya dan Selasari,” katanya kepada Radar, Selasa (27/10).

Kata dia, Sungai Citonjong tidak sanggup lagi menampung debit air yang cukup besar, kemudian meluap dan menggenangi rumah warga. “Total ada 150 rumah di Dusun Karangnangka yang terendam banjir dan 100 rumah di Desa Sukasari,” ujarnya.

Kata dia, TPT di pesawahan juga jebol, sehingga ratusan sawah terendam banjir. “Mungkin sampai belasan hektar sawah yang terendam,” katanya.

Menurutnya, sungai Citonjog memang kerap meluap saat musim hujan tiba. “Pesawahan dan rumah warga kerap tergenang banjir,” ungkapnya.

Salah seorang warga Yudiaman (53) mengatakan bahwa banjir tersebut menerjang kampungnya sekitar pukul 05.00. “Waktu itu usai salat Subuh, tiba-tiba air naik ke pemukiman,” ujarnya.

Loading...

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Pangandaran Ranta menyebutkan bahwa untuk sementara ini total ada 955 rumah yang diterjang banjir dan longsor di Kabupaten Pangandaran. “Jumlahnya bisa saja bertambah, karena sudah ada laporan yang masuk, tapi belum terverifikasi,” katanya.

Baca juga : Bawaslu Pangandaran Minta Para Kades Hati-Hati saat Sosialisasi Pilkada

955 RUMAH TERDAMPAK BANJIR DAN LONGSOR
Dari total 955 rumah yang terdampak itu, sebagian besar terendam banjir dan hanya tiga yang terkena material longsor. ”Termasuk rumah pasutri yang meninggal itu,” ujarnya.

Daerah yang paling banyak terdampak adalah Kecamatan Mangunjaya dengan total 450 rumah dan paling banyak kedua adalah Parigi dengan total 411 rumah. “Estimasi kerugian belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Kata dia, total luas sawah yang terendam juga belum dihitung, karena harus mengumpulkan data dulu dari pemiliknya. “Yang pasti ada sampai puluhan hektar,” kata dia.

Lanjutnya, bencana banjir dan longsor tersebut menerjang lima kecamatan di antaranya Parigi, Mangunjaya, Sidamulih, Padaherang dan Langkaplancar.

Hari Rabu (28/10) cuaca diramal akan cerah berawan, itu artinya tidak se-ekstrim hari Selasa.

“Kamisnya hujan, Jumat berawan, Sabtu hujan ringan hingga lebat dan Minggu berawan,” katanya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.