Abaikan Prokes, Koramil & Polsek Tegur Wisatawan Pantai Karangtawulan Tasik

92
0
DIIMBAU. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cikalong dari Koramil dan Polsek Cikalong memberikan imbauan dan teguran kepada pengunjung Pantai Karangtawulan yang tidak menerapkan protokol kesehatan, Jumat (30/10). ISTIMEWA

CIKALONG – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes) di objek wisata pada libur panjang atau cuti bersama, Jumat (30/10).

Tim gabungan TNI/Polri melakukan sidak protokol kesehatan terhadap masyarakat yang berkunjung ke tempat wisata Pantai Karangtawulan di Desa/Kecamatan Cikalong.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya Atang Sumardi mengatakan, pada momen cuti bersama libur panjang akhir pekan ini objek wisata menjadi salah satu lokasi sidak protokol kesehatan.

Karena, kata dia, diakui ketika libur panjang lokasi wisata biasanya banyak dikunjungi wisatawan atau masyarakat untuk mengisi liburannya. Maka dari itu, tim gugus tugas baik kabupaten dan kecamatan terus mengingatkan agar protokol kesehatan dipatuhi.

“Biasanya yang melakukan operasi yustisi atau sidak oleh tim gugus tugas kecamatan seperti Koramil dan Polsek setempat. Jadi masyarakat tetap diimbau memakai masker dan jaga jarak tidak berkerumun,” ungkap Atang kepada Radar, Jumat (30/10).

Baca juga : Stang Motor Senggol Bus, Istri Warga Cisayong Tasik Meninggal, Suami dan Anak Selamat

Pjs Danramil 1220 Cikalong Letda Inf Santoso mengatakan, Kormali bersama Polsek Cikalong melaksanakan pengawasan dan pemantauan penerapan protokol kesehatan di Objek Wisata Pantai Karangtawulan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Termasuk dalam rangka adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman dari penularan Covid-19. Kita imbau masyarakat tetap pakai masker dan jaga jarak,” katanya.

Adapun sasarannya, kata dia, anggota mencari pengunjung yang tidak memakai masker, berkerumun dan yang tidak menjaga jarak. Termasuk pedagang yang tidak menggunakan masker diberikan teguran.

“Bagi pedagang yang tidak mematuhi protokol kesehatan kami beri sanksi untuk menutup warungnya.Sementara untuk pengunjung kita beri sanksi sosial dan fisik seperti push up dan membersihkan lingkungan,” ujarnya.

Dari hasil pengawasan ini, tambah dia, masih banyak pengunjung yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker. Dari tiga kali kegiatan pengawasan sejak Rabu (28/10) sampai Jumat (30/10) ada sebanyak 28 orang yang terjaring razia protokol kesehatan. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.