Absensi Pegawai di Pemkot Banjar Diperketat

64
0
ABSEN DARING. Kabid Kepegawaian BKPPD Kota Banjar Nenta menunjukan aplikasi absensi miliknya, Selasa (29/12). cecep herdi / radar tasikmalaya
ABSEN DARING. Kabid Kepegawaian BKPPD Kota Banjar Nenta menunjukan aplikasi absensi miliknya, Selasa (29/12). cecep herdi / radar tasikmalaya
Loading...

BANJAR – Presensi atau absensi pegawai menggunakan aplikasi di telepon pintar dalam tahap uji coba. Badan Kepegawaiam Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Kota Banjar menargetkan Maret 2021, presensi sudah bisa diterapkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN).

“Presensi ini teknisnya ASN melakukan absensi di aplikasi di hape Android. Nanti sesuai OPD yang ditempati, di situ harus absen karena ada penentuan titik lokasi memanfaatkan sistem GPS,” kata Kepala Bidang Kepegawaian BKPPD Kota Banjar, Selasa (29/12).

Ia mengatakan beberapa keluhan dari ASN sudah ditampung untuk menjadi bahan evaluasi. Kemudian dari sisi teknisnya masih tahap percobaan dan berbagai kendala akan terus diperbaiki.

“Kita targetkan Maret 2021 sudah efektif dilaksanakan absen secara presensi ini semua pegawai ASN. Nanti untuk dasar aturannya melalui SK Wali Kota Banjar,” kata Nenta.

Ie menjalaskan sejak diujicoba awal Desember, beberapa kendala yang masih terjadi yakni pada sistem jaringan internet. Dimana pada pegawai tidak bisa absen dan mengakses aplikasi tepat waktu dan tepat titik kordinat.

Loading...

“Tapi sejauh ini untuk pemotongan belum diterapkan karena masih tahap uji coba, ya meskipun dalam aplikasi yang di hape ASN sudah tertera jumlah potongan, namun belum efektif. Masih simulasi,” kata dia.

Baca juga : APBD Murni 2021 Kota Banjar Terancam Refocusing Covid-19

Ia menambahkan, tujuan dari penerapan presensi itu untuk menegakan disiplin pegawai sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010. Dengan presensi, ASN tidak bisa menitip absen, tidak bisa nakal, lantaran jika tidak disiplin dan terjadi keterlambatan absen maka alam dipotong gajinya.

“Ada OPD dengan bidang-bidang tertentu yang dikecualikan tidak absen di kantor seperti Patwal Satpol PP, BPBD yang bertugas di lapangan (menyertakan surat izin atau surat tugas), dan Patwal Dishub. Untuk pemotongan sendiri, sebagai contoh seorang pegawai terlambat setengah jam, maka mendoaat dipotong 0,5 persen dari 30 persen Tambahan Tunjangan Penghasilan (TPP),” katanya.

Potongan gaji itu bervariatif sesuai dengan lamanya keterlambatan pegawai melakukan absen. Senin sampai Kamis jam absensi masuk pukul 07.30. Sedangkan jam absensi pulang pukul 15.15. Sementara untuk Jumat jam absensi masuk pukul 07.30 dan absen pulang pukul 15.45.

“Sekarang sudah mulai uji coba dari tanggal 1 Desember 2020 sampai 30 Januari 2021. Nanti diberlakukan pemotongan gaji terhitung mulai bulan Februari,” ungkap Kepala BKPPD Kota Banjar H Kaswad.

Presensi saat ini gunakan paralel dengan fingerscan. Keterangan tidak hadir seperti izin, sakit, dinas luar harus didukung oleh dokumen yang di-upload melalui aplikasi.

“Presensi ini teknisnya, pegawai harus melakukan absen dengan cara selfie dan berada di titik koordinat kantor dimana ia bekerja. Jika diluar itu, maka harus menyertakan surat tugas dinas luar yang diketahui pimpinan. Untuk izin, nanti ada form khusus diajukan maksimal sehari sebelum dan disetujui atasan langsung, maksimal dua kali dalam satu bulan, lebih dari dua kali agar mengajukan cuti,” katanya.

Ia menjelaskan untuk pemotongan, PNS yang mendapat potongan gaji akan mendapatkan gaji setelah dipotong denda absensi. Jumlah itu akan diajukan ke kas daerah untuk selanjutnya dibayarkan masing-masing pegawai.

“Contohnya pegawai ini mendapat gaji Rp 5 juta sebulan, kemudian dapat potongan keterlambatan Rp 1 juta. Jadi dia mendapatkan gaji sebesar Rp 4 juta. Jadi yang Rp 4 juta itu yang akan diusulkan untuk dibayarkan, jadi tidak ada sistem pengembalian dan uang potongan itu akan lari kemana. Uang hasil pemotongan denda keterlambatan akan tetap ada di kas daerah di pos belanja pegawai, nantinya akan dikembalikan lagi silpa untuk diserap di APBD selanjutnya,” katanya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.