Absensi Sidik Jari Pemkot Tasik Bikin Gaduh PNS, Ini Penyebabnya..

233
0
FINGER PRINT. Seorang PNS Pemkot Tasikmalaya mengisi absensi, Rabu (19/6). REZZA RIZALDI / RADAR TASIKMALAYA.COM
Loading...

DJUANDA – Penerapan pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya berdasarkan absensi sidik jari (fingerprint) ternyata membuat gaduh.

Beberapa PNS mengaku kecewa dengan penerapan absensi berdasarkan fingerprint ini. Sebab, dalam aplikasinya belum semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhubung dengan server utama fingerprint.

“Pokoknya kang, yang kerja di Balai Kota paling enak,” keluh salah seorang PNS Pemkot Tasikmalaya yang enggan menyebutkan namanya kepada radartasikmalaya.com, Rabu (19/6).

Mengapa enak? “Kan fingerprint yang di Balai Kota belum terkoneksi ke server di BKD . Sementara yang dinas-dinas di luar Balai Kota hingga di kecamatan serta kelurahan sudah terkoneksi dengan server,” terangnya.

“Jadi tak pernah ada PNS yang kerja di Balai Kota dipotong TPP-nya. Padahal ada yang dua bulan tak masuk tapi TPP-nya cair 100 persen. Seperti dianakemaskan,” sambung PNS lainnya.

Dia menambahkan, harusnya BKD mengaplikasikan fingerprint ini tanpa pilih kasih. “Jangan karena kami kerja di luar Balai Kota giliran lupa absen aja dipotong TPP-nya. Mana belum cair yang Mei juga,” tambahnya.

Hal senada dibenarkan salah seorang pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Bahkan, informasi yang dia terima, puluhan PNS di salah satu instansi bakal melakukan aksi dalam waktu dekat ini jika fingerprint absensi masih tebang pilih dan TPP tak kunjung cair.

Loading...

Sementara itu Kepala Badan Kepegawain, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD), Gun Gun Pahlah Gunara yang dikonfirmasi soal finger print ini tak memberikan jawaban, setelah dikonfirmasi melalui ponselnya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Hanafi, mengakui siap mencairkan dana TPP ini jika para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengajukannya.

“Saya mah siap, asal ada pengajuan dari OPD. Kalau ada ajuankan otomatis diproses pencairannya,” cetusnya. (rez)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.