Ada 28 Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak di Kota Tasik

90
0
Loading...

KOTA TASIK – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tasikmalaya mencatat, kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi sejak Januari hingga Nopember 2020, sebanyak 28 kasus.

Jumlah kasus tersebut lebih tinggi dari tahun 2019 yakni sebanyak 25 kasus.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Yusuf Ruhiman.

Sampai akhir Nopember kemarin, pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat sebanyak 28 kasus terkait kasus kekerasan seksual terhadap anak.

“Yang terakhir kamis pekan lalu kami terima laporan polisinya. Para korban ini rata-rata usia anak SMP,” ujar Yusuf kepada wartawan, Rabu (02/12) pagi.

Loading...

Ia menerangkan, dari puluhan kasus yang dilaporkan, beberapa perkara diantaranya sudah tuntas dan masih dalam proses.

Untuk kasus yang diperkosa anak punk pelakunya masih dalam pencarian.

“Modusnya sama, korban diberi minuman keras hingga tak sadarkan diri kemudian digagahi,” terangnya.

Di samping itu, para pelaku ini rata-rata orang yang dekat dengan korban seperti ayah kandung, ayah tiri, dan pacar korban.

“Rata-rata pelakunya itu pacarnya korban,” tambahnya.

Yusuf menandaskan, pihaknya sampai saat ini terus melakukan penyelidikan terkait kasus yang baru dilaporkan.

“Anggota saya masih dilapangan mencari para pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi. Mudah-mudahan segera dapat pelakunya,” tandasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.