Ada Caleg, ASN Tak Perlu Paranoid

25

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BUNGURSARI – Di masa kampanye, berbagai kegiatan yang dihadiri oleh para calon anggota legislatif (caleg) akan dikesankan politis. Namun demikian, aparatur sipil negara (ASN) tidak perlu paranoid selama sikap dan bicaranya tidak menguntungkan calon.

Kasus tidak menyenangkan dialami oleh salah seorang caleg PKB Wahid. Di dua kegiatan yang berbeda yakni Karang Taruna Kecamatan Tamansari dan GP Ansor perwakilan kecamatan dan kelurahan enggan memberikan sambutan. “Saya di situ kan sebagai pengurus organisasi. Bukan sebagai caleg atau mengatasnamakan partai,” ungkapnya kepada Radar, Rabu (31/10).

Dia meminta Bawaslu meluruskan dan menyosialisasikan kepada ASN khususnya di tingkat bawah soal aturan pemilu. Karena persoalan tersebut membuatnya tidak nyaman. Seolah-olah kehadirannya dalam kegiatan tidak diperbolehkan. “Jangan sampai Bawaslu juga malah menakut-nakuti ASN dan membuat situasi tidak nyaman,” jelasnya.

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin mengaku sudah mendapatkan informasi terkait masalah tersebut. Di satu sisi, dia menilai hal itu wajar karena ASN bersangkutan enggan dipandang pro terhadap caleg. “Karena kekhawatiran berlebihan saja, takut disebut mendukung caleg,” katanya.

Namun demikian, ketika seorang ASN memberikan sambutan dalam sebuah kegiatan nonkampanye itu tidak masalah. Selama apa yang dibicarakan murni tentang organisasi. “Misal kalau kegiatan karang taruna ya membahas karang taruna saja,” terangnya.

Dalam aturan pemilu, larangan untuk ASN yakni melakukan tindakan dan keputusan yang menguntungkan peserta pemilu atau caleg. Dari kasus yang terjadi beberapa waktu lalu, dia tidak melihat ada pelanggaran.

“Karena caleg bersangkutan tadi di situ sebagai pengurus organisasi,” katanya. (rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.