Ada Kesalahan Pihak Pemkot Tasik, Pembangunan GCC Mangkrak

209
0
TAK DILANJUTKAN. Pembangunan Gedung Creative Center (GCC) di Kompleks Dadaha batal dilanjutkan tahun ini. Akibat adanya miss komunikasi antara Pemkot dan Pemprov Jawa barat Jumat (6/3). Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya

TAWANG – Pembangunan Gedung Creative Center (GCC) di Kompleks Dadaha batal dilanjutkan tahun ini. Sebab ada kesalahpahaman dari Pemkot Tasikmalaya, sehingga bantuan anggaran lanjutan dari Pemprov Jawa Barat tidak turun.

Hal itu diakui Wakil Wali Kota Tasikmalaya H M Yusuf, menurutnya pembangunan gedung yang merupakan hadiah dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu tidak dilanjutkan tahun ini. Padahal, targetnya tahun 2020 bangunan tersebut sudah selesai dan bisa digunakan. “Memang targetnya selesai tahun ini, tapi jadinya tahun depan,” ungkapnya usai mengikuti rapat paripurna di Sekretariat DPRD, Jumat (6/3)

Baca juga : 1 Warga Kota Tasik Langsung Diisolasi usai Nginap di Hotel Bareng WNA

Dijelaskan H Yusuf, anggaran untuk pembangunan gedung tersebut yakni mencapai Rp 18 miliar. Tahun 2019, baru sekitar Rp 4 miliar yang terserap dan sisanya menjadi Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran). “Tahun kemarin waktunya sudah mepet, jadi rencananya dilanjutkan tahun ini,” tuturnya.

Akan tetapi, silpa sebesar Rp 14 miliar itu tidak bisa turun dari Pemprov Jabar. Pasalnya Pemkot Tasikmalaya tidak mengajukan kembali bantuan dana untuk pembangunan GCC tersebut. “Karena kami mengira silpa yang kemarin otomatis akan turun lagi, karena itu kan bantuan dari gubernur,” terangnya.

Disinggung kenapa begitu percaya dirinya Pemkot menganggap itu otomatis akan kembali turun bantuan anggaran dari Pemprov? Yusuf mengaku hanya kesalahpahaman saja. Namun demikian, tahun ini, pihaknya sudah mengajukan kembali untuk realisasi tahun 2021. “Ini miss komunikasi, Pemprov menunggu pengajuan sementara kita (Pemkot) mengira otomatis,” ujarnya.

GCC sendiri merupakan hadiah dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang diperuntukkan guna mengakomodir kegiatan-kegiatan kreatif anak muda. Dengan harapan, dengan dibangunannya gedung tersebut bisa memajukan anak-anak muda kreatif di Kota Tasikmalaya.

Ada pun siapa pengelolaannya, Pemkot belum bisa memberikan kepastian. Sementara ini, pihaknya memprioritaskan bangunan tersebut rampung dan diisi dengan fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan. “Nanti kalau untuk pengelolaannya, yang penting gedung itu selesai dulu,” pungkas Yusuf.

Pantauan Radar, proyek yang berlokasi tepat di samping GOR Sukapura itu tidak terlihat ada aktivitas pekerjaan. Tempatnya pun masih dihalangi oleh pagar seng layaknya sebuah proyek pembangunan. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.